banner 728x250

Pemkot Parepare Terima Tim Verifikasi Penilaian Kota Sehat Tingkat Pusat

banner 120x600
banner 468x60

PAREPARE, KLUPAS.COM – Pemerintah Kota Parepare menerima Tim Verifikasi Penilaian Kota Sehat Tingkat Pusat tahun 2021, di Ruang Pola Kantor Walikota Parepare, Kamis (30/9/2021).

banner 800x800

Mereka diterima Wakil Wali Kota Parepare Pangerang Rahim, Sekretaris Daerah Iwan Asaad, para Pimpinan SKPD dan Camat lingkup Pemerintah Kota Parepare.

Adapun Tim Verifikasi Penilaian Kota Sehat yang hadir yakni, Ketua Tim Nevy Rinda Nugraini, dan anggota tim Carolina Rusdi Akib dan Rahmat Wibisono.

Di hadapan Tim Verifikasi, Pangerang Rahim menegaskan, pemkot berkomitmen menjadikan Parepare sebagai kota sehat. Hal itu dibuktikan dengan tiga kali berturut-turut meraih predikat kota sehat.

“Tahun 2015, 2017 dan 2019, Parepare berhasil mendapatkan predikat kota sehat kategori Swasti Saba Wistara, dan predikat ini akan terus kita pertahankan dengan meningkatkan derajat kualitas hidup masyarakat,” tegasnya.

Menurut Pangerang, upaya peningkatan kualitas hidup masyarakat yang dimaksud seperti pembangunan bidang kesehatan melalui penataan sarana dan prasarana permukiman.

Penataan kawasan transportasi dan tertib lalu lintas, kawasan industri dan perkantoran, penataan kawasan pariwisata sehat, ketahanan pangan dan gizi, kehidupan sehat mandiri dan kehidupan sosial sehat.

“Penataan sarana dan prasarana permukiman melalui program peduli lorong dan peduli lingkungan. Penataan kawasan industri dan perkantoran dilakukan dengan pendekatan ramah lingkungan dan menggunakan teknologi Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL). Tidak ada pembangunan di Kota Parepare yang tidak ramah lingkungan,” jelasnya.

Penataan kawasan pariwisata sehat, kata dia, dimana tempat-tempat wisata harus menjadi bersih dan indah karena hal tersebut menjadi daya tarik pengunjung.

“Kami (Pemkot Parepare) tidak berhenti berpikir agar pembangunan yang dilakukan tetap pada konsep kota sehat dengan pendekatan empiris serta pelibatan masyarakat,” katanya.

Selain itu, Pemkot Parepare juga terus mengkampanyekan Gerakan Masyarakat Sehat (Germas), tujuannya mengajak serta memotivasi agar masyarakat terlibat aktif sehingga memiliki kebiasaan dan perilaku hidup yang sehat.

Hal tersebut diharapkan mampu mewujudkan budaya hidup sehat secara konsisten dalam mendukung tercapainya tujuan pembangunan kesehatan.

“Kami juga mengharapkan kepada Tim Verifikasi Penilaian Kota Sehat untuk dapat memberikan bimbingan dan arahan serta pembinaan kepada Kota Parepare, agar kekurangan-kekurangan yang ada dapat diperbaiki demi peningkatan kualitas penyelenggaraan kota sehat tersebut,” tandasnya.

Ketua Tim Verifikasi Penilaian Kota Sehat Tingkat Pusat, Nevy Rinda Nugraini mengatakan, penyelenggaraan kota sehat bertujuan untuk menciptakan daerah yang bersih, nyaman, aman dan layak huni bagi masyarakat.

“Ini sebagai upaya meningkatkan kesehatan masyarakat dengan terciptanya kualitas lingkungan, fisik, dan sosial sesuai dengan kebutuhan wilayah. Program kabupaten kota sehat (KKS) ini dilaksanakan setiap 2 tahun sekali,” ujar perwakilan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kebudayaan itu.

Menurut dia, penyelenggaraan kota sehat memiliki peran dalam pembangunan daerah, dengan melihat potensi dan permasalahan agar dapat ditemukan arah, sasaran, tujuan dan hal lainnya.

“Untuk tahun ini ada 7 tatanan yang jadi penilaian, termasuk penanganan Covid-19. Di Parepare, lokus verifikasi yaitu hutan kota, SDN 28 dan TK Kartika. Kita juga akan lakukan pengecekan di beberapa tempat, termasuk tempat wisata, apakah kunjungan ada peningkatan atau tidak,” pungkasnya. (*)

banner 1280x1280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *