banner 728x250

Wali Kota Parepare Hadiri Vaksinasi dan Penyuluhan Prodi Departemen Patologi Anatomi FK Unhas

banner 120x600
banner 468x60

PAREPARE, KLUPAS.COM – Wali Kota Parepare HM Taufan Pawe menghadiri kegiatan bakti sosial vaksinasi dan penyuluhan yang dilaksanakan oleh Prodi Departemen Patologi Anatomi Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar, di Auditorium RS Regional dr Hasri Ainun Habibie, Jumat (1/10/2021).

banner 800x800

Turut hadir Dewan Penasehat Relawan Covid-19 Sulsel, Prof Dr dr Andi Asadul Islam dan Dokter Bedah Saraf Fakultas Kedokteran Unhas, dr Andi Ihwan.

Pada kesempatan itu, Taufan Pawe mengatakan, kegiatan bakti sosial Unhas mendukung optimalisasi Pemkot Parepare dalam pemenuhan vaksinasi kepada seluruh masyarakat.

“Ini ibaratnya gayung bersambut. Dimana kita gencar-gencarnya memberikan edukasi agar seluruh masyarakat Parepare tervaksin, namun keterbatasan stok vaksin, dan kegiatan Unhas ini jadi solusi,” ujarnya.

Menurut Walikota Parepare dua periode itu, masyarakat yang sudah melakukan vaksinasi Covid-19 untuk dosis pertama yaitu 47 persen, untuk dosis kedua 36 persen, dan akan terus digenjot hingga 70 persen.

Taufan juga menyampaikan kepada masyarakat yang vaksinasi di RS dr Hasri Ainun Habibie agar tetap menjaga jarak, pakai masker dan tidak berkerumun.

Dewan Penasehat Relawan Covid-19 Sulsel, Prof Dr dr Andi Asadul Islam mengatakan, pihaknya menyiapkan 400 dosis untuk vaksinasi tersebut, hanya saja antusias masyarakat sangat tinggi.

“Kita siapkan 400 dosis, namun respon masyarakat sangat tinggi, sehingga kita minta lagi tambahan 200 vaksin,” ungkapnya.

Plt Direktur RS dr Hasri Ainun Habibie, dr Mahyudin mengaku telah menyiapkan langkah antisipasi untuk mengurai kerumuman masyarakat yang akan vaksinasi.

Dikatakannya, kesadaran masyarakat Parepare untuk vaksinasi sangat tinggi, namun pihaknya tidak ingin mengecewakan yang sudah datang.

“Kita mengurai kerumuman dengan cara menambah pos-pos skrining, hal itu tentu didukung dengan kapasitas ruangan lokasi vaksinasi cukup memadai, jadi terkait membludaknya masyarakat itu sudah diantisipasi,” pungkasnya. (*)

banner 1280x1280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *