banner 728x250

Pemkot Parepare Ucapkan Selamat Hardiknas, Akbar Ali Dukung Kelanjutan Gerakan Merdeka Belajar

banner 120x600
banner 468x60

PAREPARE, KLUPAS.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Parepare mengucapkan selamat Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), Kamis 2 Mei 2024.

Ucapan itu disampaikan melalui akun media sosial resmi Humas Pemkot Parepare.

banner 800x800

Melalui akun medsos itu juga, Penjabat (Pj) Wali Kota Parepare, Akbar Ali, dalam momentum Hardiknas mendukung kelanjutan Gerakan Merdeka Belajar yang diinisiasi Mendikbudristek, Nadiem Anwar Makarim dalam mengawal pendidikan di Indonesia.

Dukungan ini sejalan dengan tema Hardiknas 2024, yakni Bergerak Bersama, Lanjutkan Merdeka Belajar.

Akbar Ali juga berpesan untuk memanfaatkan semua potensi dalam pendidikan. Sebagaimana pesan Bapak Pendidikan Nasional, Ki Hajar Dewantara.

“Semua Tempat adalah Sekolah dan semua orang adalah Guru. Selamat Hari Pendidikan Nasional,” ucap Akbar Ali mengutip atau quotes salah satu pesan Ki Hajar Dewantara.

Mengambil tema “Bergerak Bersama, Lanjutkan Merdeka Belajar”, Hardiknas 2024 merupakan momen tahun kelima bagi Mendikbudristek, Nadiem Anwar Makarim mengawal pendidikan di Indonesia.

Sosok yang akrab dipanggil Mas Menteri ini resmi dilantik sebagai Menteri Pendidikan pada 23 Oktober 2019, dan akan menyelesaikan masa jabatannya pada 2024 ini.

Dengan mencanangkan kebijakan “Merdeka Belajar”, Nadiem mencoba mendobrak keterbatasan yang dialami oleh seluruh pelajar Indonesia.

Melalui pidatonya pada upacara Hardiknas 2024, Nadiem mengenang perjalanan Merdeka Belajar selama lima tahun lamanya.

Nadiem mengemukakan, mengubah sistem yang sangat besar bukanlah hal yang mudah. Banyak tantangan dan perjuangan yang harus dihadapi untuk memajukan pendidikan Indonesia.

“Bukan tugas yang sederhana untuk mengubah perspektif tentang proses pembelajaran. Pada awal perjalanan, kita sadar bahwa membuat perubahan butuh perjuangan. Rasa tidak nyaman menyertai setiap langkah menuju perbaikan dan kemajuan. Kemudian, ketika langkah kita mulai serempak, kita dihadapkan dengan tantangan yang tak pernah terbayangkan yakni pandemi,” kenang Nadiem mereview perjalanan Merdeka Belajar. (*)

banner 1280x1280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *