Andi Mulyadi ‘Mappatabe’ Maju di Konfercab PWI Parepare-Barru, Usung Tagline Energi Mappasiddi

banner 120x600

PAREPARE, KLUPAS.COM – Jelang Konfercab Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Parepare-Barru yang rencananya dilaksanakan Desember 2021 mendatang, sedikitnya sudah ada tiga kandidat yang menyatakan sikap maju sebagai bakal calon Ketua PWI Parepare-Barru periode 2021-2024.

Antara lain Ade Cahyadi, Pemimpin Redaksi (Pemred) Harian PAREPOS dan juga Penanggungjawab Parepos.co.id, lebih dulu melakukan deklarasi ‘Sahabat Ade’ di Gazzaz Cafe & Resto pada 4 November 2021 lalu, dengan membawa Visi “PWI Rumah Besar Kita”.

Disusul Direktur media online Suarajatappareng.com, AR Arsyad, juga menyatakan sikap maju sebagai kandidat bakal calon Ketua PWI Parepare-Barru.

Terbaru, resmi menyatakan sikap maju di Konferkab PWI Parepare-Barru, Andi Mulyadi yang saat ini menjabat Manager Div EO & Promosi Harian PAREPOS dan juga Komisaris Parepos.co.id.

Pernyataan resmi Andi Mulyadi diungkapkan dalam kegiatan ramah tamah ‘Mappatabe (Mohon Izin)’, di Bukit Amaish Cafe & Resto, Jalan Jend Sudirman, Kota Parepare, Rabu (17/11/2021) sore, dengan mengundang sejumlah wartawan termasuk beberapa wartawan senior dan pimpinan media cetak dan online.

Andi Muliady mengusung tagline “EMAS (Energi Mappasiddi)” kurang lebih berarti energi mempersatukan, dengan membawa Visi terbentuknya wartawan yang berdaya dan berintegritas, yang menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik (KEJ).

Adapun Misinya antara lain berkomitmen menjadikan organisasi sebagai wadah silaturahmi dan perjuangan bersama, membangun sinergitas dengan stakeholder terkait dalam mendukung tugas wartawan, melakukan advokasi dan assesment terhadap wartawan yang bermasalah dengan hukum, peningkatan kualitas dan kompetensi wartawan melalui pelatihan dan diklat, serta berupaya meningkatkan kesejahteraan wartawan melalui pengaktifan koperasi PWI yang kn menyiapkan kebutuhan wartawan.

Muliady mengungkapkan, alasan dirinya memilih tagline Energi Mappassiddi karena sebelum konferensi ada dukung mendukung, dan setelah terpilih kembali bersatu membesarkan PWI.

“Kenapa pakai tanggal 17? Karena pertama kali saya meliput 17 Agustus, bergabung di Harian Parepare Pos 18 Agustus, dibawah rekrutan Harian Fajar. Kalau ada yang katakan saya bukan wartawan itu salah besar, saya juga pernah jadi redaktur. Saya dibesarkan dari wartawan, bukan dari loper,” tegas Mulyadi.

Ia menuturkan, integritas dalam Visi yang diusung supaya wartawan itu dihargai di masyarakat. Sementara Misinya berkomitmen menjadikan organisasi sebagai wadah silaturahmi.

“Saya sudah lakukan diklat dasar, diklat lanjutan, melakukan UKW, dan itu sukses. Mengenai kesejahteraan kita akan hidupkan kembali koperasi PWI. Menjaga kebutuhan pokok wartawan di koperasi,” kata Plt Ketua PWI Parepare-Barru itu

Sementara Direktur Harian PAREPOS, Mappiar HS, dalam sambutannya mengajak kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan konfercab PWI, terkhusus kepada kandidat yang maju agar berdemokrasi yang enak dan bijak.

“Mari berdemokrasi yang enak dan bijak, jangan ada sekat karena kita semua satu wartawan Indonesia,” ajak Mappiar.

“Tidak ada yang membolehkan atau membuat sekat diantara calon, karena keduanya unsur pimpinan di PAREPOS. Mereka (Ade Cahyadi dan Andi Mulyadi) punya gagasan. Ingatki menjadi ketua organisasi itu bukan untuk dilayani tapi memberikan pelayanan untuk anggota,” sambung dia.

Mappiar juga mengajak kepada seluruh kandidat untuk dapat hadir bersama-sama apabila ada calon yang menyatakan maju.

“Kalau ada yang menyatakan maju, mari kita hadir bersama-sama. Perlu diingat pengurus harus senantiasa menjaga harkat dan martabat organisasi,” ujarnya.

Pemimpin Umum MERPOS GROUP, Marno Pawessai menegaskan, kehadirannya di acara ‘Mappatabe’ lantaran diundang memberikan testimoni dan berbagi pengalaman oleh Andi Mulyadi, sama halnya dengan undangan di acara deklarasi ‘Sahabat Ade’ beberapa waktu lalu.

“Perlu saya tegaskan, kapasitas saya hadir sebagai wartawan yang diminta testimoni dan berbagi pengalaman, bukan kapasitas sebagai Ketua Seksi Organisasi PWI Sulsel,” tegas Marno.

Pada kesempatan itu, Marno bercerita dan berbagi pengalaman selama dirinya berorganisasi di PWI sampai saat ini.

“Saya tiga periode Sekretaris PWI Sidrap-Enrekang. Dua kali peluang saya dapat untuk jadi ketua, tapi karena ada yang siap saya legowo. Pernah jadi bendahara, Sekretaris dan Pelaksana tugas Ketua PWI,” ujarnya.

Berbicara menyangkut syarat yang boleh dan tidak boleh menjadi Ketua PWI, Marno menegaskan hal itu sudah diatur dalam Peraturan Dasar dan Peraturan Rumah Tangga (PD/PRT) PWI.

Dalam PD/PRT PWI, kata dia, syarat untuk maju sebagai Ketua PWI, yakni memiliki kartu anggota biasa sekurang-kurangnya 1 (satu) tahun, memiliki sertifikat kompetensi wartawan, tidak boleh pengurus partai politik, tidak boleh merangkap di lembaga pemerintahan, tidak boleh mantan narapidana, dan tidak boleh merangkap di organisasi wartawan yang berbadan hukum.

“Tolong yang memang tidak memenuhi syarat jangan coba-coba maju, karena akan ada risiko kalau ada yang keberatan. Bilamana ada temuan di konferensi, bidang organisasi menolak untuk dijadikan calon. Fungsi organisasi selain penerbitan kartu juga penegakan PD/PRT, termasuk penyelenggaraan konferensi,” pesannya.

Dikatakannya, ada 3 (tiga) sanksi yang menunggu bilamana ada temuan pelanggaran di dalam pelaksanaan konferensi, yang pertama peringatan keras, pemberhentian sementara dan pemberhentian penuh.

“Satu saya minta, penting dari yang terpenting, biarkanlah mesin konferensi panas tapi para kandidat sejuk,” pintanya.

Komisaris MERPOS GROUP, Masrul Umar, yang juga hadir memberikan testimoni berpesan kepada siapapun yang terpilih nantinya, apabila sudah dilantik pengurus baru, diusahakan ada iuran karena itu tujuannya juga untuk teman-teman yang tergabung di PWI. Contohnya kalau ada teman yang sakit.

“Pesan saya, pertama jangan beda-bedakan wartawan, kedua anulir semua medianya ke Humas, itu yang pokok,” pungkasnya. (*)

https://klupas.com/wp-content/uploads/2024/11/IMG-20241109-WA0315.jpg

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *