PAREPARE, KLUPAS.COM – Puluhan massa menggelar aksi unjuk rasa di Pelabuhan Nusantara Kota Parepare, Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), Selasa, 8 Februari 2022.
Aksi itu dipicu adanya pelarangan kepada pengurus penumpang memasuki terminal penumpang oleh petugas yang berjaga di depan pintu terminal penumpang Pelabuhan Nusantara.
Situasi pun menjadi ricuh setelah massa melakukan pembakaran di depan pintu masuk terminal penumpang Pelabuhan Nusantara. Terjadi aksi saling dorong antara pengunjuk rasa dengan pihak kepolisian. Polisi mengamankan dua pengunjuk rasa yang kedapatan membawa senjata tajam (Sajam).
Namun kericuhan itu bukanlah kejadian sungguhan, melainkan kegiatan simulasi pengamanan yang digelar oleh PT Pelindo IV Cabang Parepare bersama KSOP Parepare, Dinas Perhubungan, TNI-Polri dan instansi maritim di Pelabuhan.
Simulasi yang digelar oleh PT Pelindo IV Cabang Parepare ini sebagai syarat yang wajib dipenuhi untuk mendapatkan Sertifikat International Ship and Port Security (ISPS) Code.
“Hari ini pelaksanaan esport exercise, salah satu hal yang diwajibkan dalam aturan exercise yaitu pelabuhan yang mempunyai ISPS Code, melibatkan beberapa instansi tentunya dari KSOP Parepare, Polres Parepare, dan seluruh insan maritim di pelabuhan,” kata GM PT Pelindo IV Cabang Parepare, Sardi.
Sardi berharap, dengan simulasi ini petugas terkait bisa terlatih bila terdapat situasi membahayakan di Pelabuhan yang merupakan salah satu objek vital nasional. (*)














