PAREPARE, KLUPAS.COM – Data tahun 2021, jumlah perempuan di Kota Parepare sebesar 77.101 jiwa atau mencapai 50,42 persen dari jumlah total penduduk sebesar 152.922 jiwa.
Hal itu disampaikan Wali Kota Parepare, Taufan Pawe saat membuka Musrenbang Perempuan di Balai Ainun Habibie, Selasa, 15 Maret 2022.
“Pada tahun 2021 menunjukkan bahwa secara demografi jumlah perempuan lebih banyak dibanding laki-laki,” kata Walikota berlatar belakang profesional hukum ini.
Menurut Taufan Pawe, melihat komposisi demografi tersebut, maka perempuan bisa menjadi aktor strategis di dalam pembangunan daerah dan nasional.
“Kaum perempuan adalah aset, potensi, dan investasi penting bagi Kota Parepare yang dapat berkontribusi secara signifikan sesuai kapabilitas dan kemampuannya,” ujarnya.
Karena itu, lanjut dia, deretan eselon 2 dan 3 dalam lingkup pemerintahannya banyak keterwakilan perempuan. Hal itu sebagai bukti perempuan hampir setara dengan laki-laki.
“Saya mengimbau kepada Bappeda dan DP3A agar memikirkan program yang bersentuhan dengan masyarakat, khususnya perempuan,” imbaunya.
Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel ini menjelaskan, program pembangunan di Kota Parepare telah mengintegrasikan perempuan sebagai subyek yang dilibatkan aktif dalam perencanaan dan pelaksanaan. Sehingga menjadi kota yang ramah terhadap perempuan. (*)














