PAREPARE, KLUPAS.COM – Wakil Wali Kota Parepare, Pangerang Rahim, meminta Bappeda dan DP3A untuk memastikan seluruh program pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan anak berjalan maksimal.
Mengingat tahun 2022 ini Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen P3A) kembali akan melakukan verifikasi Kota Parepare sebagai Kota Layak Anak (KLA).
Pangerang mengungkapkan bahwa instansi terkait harus menginformasikan kepada publik terkait upaya menciptakan kota layak anak.
“Tahun 2022 ini kita harus kerja terintegrasi agar apa yang kita harapkan dapat terwujud,” kata Pangerang, Jumat 20 Mei 2022.
Mantan Legislator Golkar Sulsel ini menjelaskan, pada Tahun 2021 Parepare mendapatkan penghargaan KLA kategori Nindya dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A). Olehnya itu, lanjut dia, verifikasi ini untuk penilaian mempertahankan kategori Nindya atau naik Kategori Utama.
Sementara, Kepala Bidang Perencanaan SDM dan Sosbud Bappeda Parepare, Dede Alamsyah Wakkang mengungkapkan, Parepare siap untuk diverifikasi Kota Layak Anak. Menurutnya saat ini sementara menunggu jadwal dari Kementerian PPPA untuk dilakukan verifikasi secara daring maupun kunjungan lapangan.
“Parepare pada prinsipnya siap untuk diverifikasi. Lokus-lokus yang akan dikunjungi seperti Masjid Ramah Anak, Puskesmas Ramah Anak, Sekolah Ramah Anak, maupun program-program lainnya pada dasarnya siap untuk dikunjungi apabila tim verifikasi berkeinginan berkunjung langsung ke Parepare,” terangnya.
Dede menambahkan bahwa masih ada dua jenjang lagi yang harus dilalui Parepare untuk dapat menjadi Kota Layak Anak, yakni Kategori Utama dan Kategori Layak Anak.
“Akan tetapi dengan kerja sama yang baik dari semua pihak, diharapkan kategori Nindya yang saat ini diperoleh Kota Parepare dapat dipertahankan, bahkan jika memungkinkan dapat ditingkatkan menjadi Utama,” tandasnya. (*)














