Parepare Terpilih Tuan Rumah, Taufan Pawe Siap Sukseskan Mukernas DDI di Kota Santri-Ulama

banner 120x600

PAREPARE, KLUPAS.COM – Wali Kota Parepare, Taufan Pawe, siap mensukseskan Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) Darud Da’wah wal Irsyad (DDI) yang bakal digelar di Kota Parepare.

Hal tersebut diketahui saat panitia Mukernas DDI melakukan audiensi bersama Taufan Pawe, di Kantor Wali Kota Parepare, Selasa 17 Mei 2022.

Sekretaris Panitia Mukernas DDI, Muh. Amin Iskandar mengungkapkan, Mukernas DDI akan digelar selama tiga hari, 3-5 Juni 2022 mendatang, dan dipusatkan di dua tempat yakni Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare dan Pondok Pesantren DDI Ujung Lare.

“Insya Allah dibuka langsung Menteri Agama Yaqut Cholil. Adapun pesertanya 1.200-an orang yang terdiri utusan pengurus wilayah, daerah, madrasah, pondok pesantren, dan perguruan tinggi se-Indonesia ditambah warga DDI se-Sulsel,” kata Amin.

Amin mengaku, Kota Parepare sengaja dipilih menjadi tuan rumah karena kemajuan Kota Parepare yang tumbuh pesat semenjak kepemimpinan Wali Kota Parepare Taufan Pawe. Dirinya juga mengapresiasi Taufan Pawe karena mendukung suksesnya Mukernas DDI di Kota Parepare.

“Ini merupakan keputusan panitia nasional yang sebagian alumni Pondok Pesantren DDI Ujung Lare. Apalagi di era bapak TP (Taufan Pawe) Kota Parepare kini semakin maju sekali. Jadi mereka tambah semangat ingin kembali ke Kota Parepare,” jelasnya.

Sementara Wali Kota Parepare, Taufan Pawe mengaku bangga atas penyelenggaraan Mukernas DDI digelar di Kota Parepare. Sehingga dirinya bersama jajaran Pemkot Parepare siap mendukung dan mensukseskan kegiatan tersebut yang digelar selama tiga hari 3-5 Juni 2022 mendatang.

“Kita akan dukung dan mensukseskan acara ini. Saya akan perintahkan jajaran saya dan SKPD terkait sehingga acara ini berjalan lancar,” kata Taufan Pawe.

Wali Kota Parepare dua periode meminta panitia Mukernas DDI harus bekerja maksimal, mengingat kegiatan tersebut berskala nasional. TP berharap, para peserta harus puas berkunjung ke Kota Parepare karena Kota Parepare terkenal sebagai kota cinta, konta santri dan kota ulama.

“Kita harus memaksimalkan kerja-kerja kita. Jangan sampai membuat tamu kita kecewa. Kerja-kerja panitia nantinya harus terintegrasi dengan dinas terkait sehingga fasilitas pendukung lengkap dan selalu siaga,” pungkasnya. (*)

https://klupas.com/wp-content/uploads/2024/11/IMG-20241109-WA0315.jpg

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *