PAREPARE, KLUPAS.COM – Pemerintah Kota Parepare memusatkan pelaksanaan Salat Idul Fitri 1443 Hijriyah di Masjid Terapung BJ Habibie, Jalan Mattirotasi, Kelurahan Cappa Galung, Kecamatan Bacukiki Barat. Ribuan jemaah nampak hadir melaksanakan Salat Ied di masjid kebanggaan Kota Parepare itu, Senin 2 Mei 2022.
Jemaah memadati masjid hingga pelataran masjid. Bahkan jalur dua Jalan Mattirotasi di depan masjid juga dipenuhi jemaah. Pemkot Parepare melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) juga menyiapkan layar di pelataran untuk memudahkan jemaah menyimak khatib membacakan khotbah Idul Fitri.
Salat Idul Fitri yang dipusatkan di Masjid Terapung BJ Habibie itu ditetapkan Walikota Parepare Taufan Pawe usai rapat koordinasi bersama Kepala SKPD se-Parepare pada Sabtu malam, 30 April 2022, di pelataran Masjid Terapung BJ Habibie.
“Memang masih ada yang belum tuntas sekitar 8 persen. Tapi saya minta ke rekanan agar dibenahi yang inti dan Idul Fitri tahun ini masyarakat Parepare bisa menikmati pelaksanaan salat Id di Masjid Terapung BJ Habibie,” ungkap TP.
Munir, salah seorang jemaah Salat Ied mengungkapkan, dirinya bersama keluarga melaksanakan salat perdana di Masjid Terapung BJ Habibie karena sangat tertarik melihat ikon baru yang dibangun oleh Wali Kota Parepare, Taufan Pawe.
“Begitu pemerintah mengumumkan pelaksanaan Salat Idul Fitri di Masjid Terapung, kami sekeluarga sudah mempersiapkan salat di sini, karena memang masjidnya bagus,” kata dia.
Sebagai informasi, khotbah Idul Fitri di Masjid Terapung BJ Habibie dibawakan Syekh Sayyid Abd Rahim Assegaf yang akrab disapa Puang Makka.
Habib Syekh Sayyid Abd Rahim Assegaf adalah tokoh Nadhlatul Ulama (NU), dan sekarang ini sebagai Mustasyar PBNU masa khidmat 2022-2027.
Sejumlah pejabat Forkopimda juga ikut Salat Idul Fitri di Masjid Ikonik kebanggaan masyarakat Parepare yang dikenal sebagai kota Santri dan Ulama. (*)














