PAREPARE, KLUPAS.COM – Pemerintah Kota Parepare bergerak cepat dalam upaya mencegah merebaknya penyakit hepatitis akut dan cacar monyet. Pencegahan itu dilakukan melalui gerakan pembagian ribuan masker kepada siswa Sekolah Dasar se-Kota Parepare.
Dinas Kesehatan (Dinkes) Parepare kolaborasi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) bergerak membagikan masker ke sekolah-sekolah, Senin, 6 Juni 2022.
Sekretaris Dinas Kesehatan Parepare, M Idris mewakili Kepala Dinas Kesehatan, dan Kepala Bidang Pendidikan Dasar Disdikbud Parepare, Widin Wijaya mewakili Kepala Disdikbud, menyerahkan masker di sekolah yang menjadi perwakilan di setiap Kecamatan.
Masing-masing di UPTD SDN 5 Parepare (satu komplek SDN 1 dan SDN 55) untuk Kecamatan Ujung, SDN 35 Parepare di Kecamatan Bacukiki Barat, SDN 37 Parepare Kecamatan Bacukiki, dan SDN 71 Parepare Kecamatan Soreang.
Sekretaris Dinas Kesehatan Parepare, Idris mengatakan, masker yang dibagikan dari Dinkes berjumlah 11.300 lembar.
“Kami bagikan kemarin sebanyak 1.950 masker ke empat SD yang mewakili empat Kecamatan. Selebihnya hari ini diserahkan langsung ke Dinas Pendidikan untuk didistribusikan ke SD se-Kota Parepare,” ungkap Idris, Selasa, 7 Juni 2022.
Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Parepare, Rahmawaty Natsier mengatakan, gerakan ini menindaklanjuti Surat Edaran Kementerian Kesehatan melalui Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Nomor HK.02.02/C/2515/2022 tentang Kewaspadaan Terhadap Penemuan Kasus Hepatitis Akut yang Tidak Diketahui Etiologinya (Acute Hepatitis of Unknown Aetiology) dan Surat Edaran Nomor HK.02.02/C/2752/2022 tentang Kewaspadaan Terhadap Penyakit Monkeypox di Negara Non Endemis.
“Jadi ini sebagai tindak lanjut SE Menkes melalui Dirjend P2P Kemenkes untuk pencegahan hepatitis terhadap anak dan monkeypox. Salah satu pencegahannya tetap dengan penerapan protokol kesehatan terutama sekolah yang padat warganya,” tandas Rahmawaty. (*)














