Kapolda Sulsel Cek Stadion GBH Jelang Laga PSM vs Bali United, 1000 Personel Disiapkan, Pengamanan Dibagi 3 Ring

banner 120x600

PAREPARE, KLUPAS.COM – Kapolda Sulawesi Selatan (Sulsel), Irjen Pol Nana Sudjana, melakukan pengecekan kondisi dan skema pengamanan di Stadion Gelora BJ Habibie (GBH) jelang laga kandang PSM Makassar melawan Bali United, Jumat, 29 Juli 2022 mendatang.

Wali Kota Parepare, Taufan Pawe, mengajak Kapolda berkeliling mengecek kesiapan Stadion GBH menggelar pertandingan Liga 1, diantaranya mengecek ruangan, lapangan pertandingan, tribun penonton dan lain-lainnya. Hadir sejumlah Pejabat Utama Polda Sulsel, Kapolres Parepare, Dandim 1405/Parepare, Kajari Parepare dan unsur Forkopimda serta pejabat lingkup Pemerintah Kota Parepare.

“Rencananya hari Jumat besok akan ada pertandingan (Liga 1) antara PSM melawan Bali United, dan itu merupakan laga kandang pertama bagi PSM. Dan juga dalam rangka melakukan pengecekan bagaimana akses jalan, kemudian bagaimana kondisi daripada stadion. Sehingga saya bersama Kapolres, pejabat utama dan Pangdam nanti bisa untuk menentukan berapa personil pengamanan yang akan mengawal pelaksanaan pertandingan tersebut,” kata Irjen Nana.

Ia menyebut, kapasitas stadion GBH sekitar 20 ribu dan sudah mempersiapkan Kapolres untuk melakukan pengamanan, di backup dari Polri-TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan.

“Kami sudah mempersiapkan kurang lebih 1000 personel dari TNI-Polri dan Satpol PP. Kemudian pola pengamanan nanti kita akan bagi tiga ring. Ring satu itu dalam stadion, ring dua di luar stadion, ring tiga ini nanti pengamanan jalur untuk akses ke tempat-tempat parkir. Memang untuk dalam stadion baru sekitar 200, sehingga ada beberapa lokasi parkir yang akan kita gunakan,” ungkap Irjen Nana di Stadion GBH Parepare, Rabu, 27 Juli 2022.

Untuk mengantisipasi terjadinya sesuatu hal yang tidak diinginkan, TNI-Polri bersama bersama Pemkot dan Forkopimda Parepare sudah mempelajari khususnya akses jalan.

“Memang akses menuju stadion ini agak sempit. Tapi kedepan kita sudah koordinasikan dengan Pak Walikota akan dibuatkan jalan baru. Kita tentunya khususnya dari Pemda kemudian TNI-Polri akan terus mengevaluasi,” ujarnya.

Terkait dengan kerawanan lain yang kerap terjadi dalam pertandingan sepakbola seperti masalah konflik, pihaknya sudah melakukan antisipasi melalui rapat koordinasi bersama Pemkot dan Forkopimda sejak awal dan berharap hal itu tidak terjadi.

“Terkadang menjadi pemicu juga misalnya wasit. Wasit kalau tidak netral, tidak fair play, malah akan menjadi pemicu. Kami pun sudah mengumpulkan koordinator-koordinator suporter supaya menghimbau kepada rekan-rekannya bahwa ini adalah hiburan. Yang akan kita lihat itu untuk menghibur masyarakat, bukan untuk mencari masalah. Hampir dua tahun lebih kita di masa pandemi Covid, dan saat ini sudah dibuka kembali liga, dan kita mempunyai kesebelasan yang memang cukup disegani, yaitu PSM,” jelasnya.

Olehnya itu, ia menghimbau kepada masyarakat untuk menjadi suporter yang baik. Juga telah disampaikan kepada koordinator suporter datang ke stadion tidak membawa barang-barang yang berbahaya. Seperti batu, senjata tajam maupun busur.

“Kami sudah sampaikan ke Forkopimda kabupaten supaya melakukan razia di masing-masing kabupaten untuk mengecek misalnya truk atau bus yang membawa suporter tidak membawa barang-barang yang dilarang, baru mereka boleh jalan. Kami juga akan melakukan razia mendekati pintu-pintu masuk stadion ini.,” tegasnya.

“Kita mensyukuri Stadion BJ Habibie sudah dianggap layak. Jadi kemarin dari LIB sudah melakukan pengecekan bahwa Stadion BJ Habibie sudah dianggap layak untuk pertandingan kandang bagi PSM,” pungkasnya.

Wali Kota Parepare, Taufan Pawe mengatakan, sebagai tuan rumah penyelenggara Liga 1 Indonesia, Pemkot akan memberikan kenyamanan kepada para suporter. Diantaranya biaya dan tempat parkir kendaraan dengan melakukan pendekatan dan komunikasi dengan masyarakat sekitar stadion sehingga biaya parkir tidak memberatkan penonton.

Dari sarana dan prasarana stadion, Pemkot Parepare telah melakukan pelebaran dan menambah penerangan jalan akses menuju stadion. Membangun Musala dan 12 toilet di semua sisi tribun stadion. Pemkot juga akan membuatkan jalan baru untuk akses stadion sebagai langkah mengurai kemacetan. (*)

https://klupas.com/wp-content/uploads/2024/11/IMG-20241109-WA0315.jpg

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *