PAREPARE, KLUPAS.COM – Wali Kota Parepare, Taufan Pawe, mendorong Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) untuk memaksimalkan program kepemudaan di Parepare, dalam rangka menciptakan generasi muda yang unggul.
Seperti halnya dukungan terhadap Wahyu Nurul Ramadanti, yang terpilih mewakili Parepare dalam ajang Pemuda Pelopor. Nurul berhasil melahirkan karya nyata dalam Kepeloporan Bidang Inovasi Teknologi, yakni Indonesia Virtual Field Tour.
Diketahui, pada ajang Pemuda Pelopor yang diselenggarakan Disporapar Parepare pada 2021 lalu, Nurul berhasil keluar sebagai juara pertama dan berhasil masuk lima besar untuk tingkat Provinsi Sulawesi Selatan.
Nurul sendiri merupakan Alumni MA DDI Lilbanat Parepare. Selama ini sudah menggeluti dan memiliki kemampuan di bidang IT, salah satunya desain grafis. Nurul kini sedang menjalani kuliah di kampus UNHAS Makassar.
“Anak kita Nurul merupakan salah satu aset daerah yang memiliki inovasi dan karya luar biasa yang bermanfaat bagi generasi muda. Kita apresiasi, dan oleh karena itu pemerintah kota harus hadir untuk memberikan dukungan dalam menghadapi seleksi nasional pemuda pelopor,” katanya, Kamis, 1 September 2022.
Sementara Kepala Disporapar Parepare, Amarun Agung Hamka mengungkapkan, pihaknya akan memaksimalkan pendampingan yang terbaik terhadap Nurul dalam menghadapi seleksi yang memasuki tahap akhir ini.
“Nurul kini dikirim untuk bersaing dengan pemuda-pemudi lainnya pada tingkat nasional. Saat ini, sedang dalam proses dan tahapan bimbingan,” ungkapnya.
Sebagai informasi, Panitia Pemilihan Pemuda Pelopor Tingkat Nasional Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI), melakukan kunjungan di Kantor Disporapar Parepare, Rabu, 31 Agustus 2022 lalu.
Kunjungan tersebut diterima Kepala Disporapar Parepare, Amarun Agung Hamka, didampingi Kepala Bidang Kepemudaan Disporapar, Mansyur Sunusi.
Kunjungan itu dalam rangka peninjauan (fact finding) terhadap Wahyu Nurul Ramadanti, yang merupakan bagian dan proses seleksi Pemilihan Pemuda Pelopor Tingkat Nasional. Peninjauan dilakukan dalam bentuk wawancara dan presentasi.
Sekadar diketahui, Indonesia Virtual Field Tour merupakan board game monopoly berbasis Augmented Reality dalam rangka edukasi pariwisata virtual di Era New Normal. Aplikasi berbasis android ini merupakan aplikasi bawaan dari set permainan monopoly yang dikembangkan oleh Proper Team sejak 2021. (*)














