PAREPARE, KLUPAS.COM – Pemerintah Kota Parepare terus melakukan inovasi dan terobosan dalam menyediakan pelayanan dasar bagi masyarakat. Seperti pendidikan, kesehatan hingga pemberdayaan ekonomi.
Berkomitmen dalam memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi masyarakat, Wali Kota Parepare Taufan Pawe telah mewujudkan rumah sakit representatif di Parepare, yakni RS regional dr Hasri Ainun Habibie (HAH) yang dibangun atas kolaborasi Pemprov Sulsel dengan Pemkot Parepare.
Berkonsep Medical Tourism, RS dr HAH berdiri di Kampung Tonrangeng, Kelurahan Lumpue, Kecamatan Bacukiki Barat. Letaknya sangat strategis yang berada di tepi muara Sungai Karajae, lokasi pelaksanaan Festival Salo Karajae yang menjadi ajang kalender tahunan tingkat nasional. Jalan menuju rumah sakit ini dapat diakses melalui jembatan Tonrangeng River Side (TRS).
RS dr HAH diresmikan pada 14 Maret 2020. Dalam kurun waktu yang tidak terlalu lama, rumah sakit ini sudah bisa bekerja sama dengan BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan, serta sudah menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).
Direktur RS dr Hasri Ainun Habibie, dr Mahyuddin Rasyid SpB FINACS FICS mengatakan, sebagai rumah sakit rujukan pemerintah, RS dr HAH sangat siap dalam hal memberikan pelayanan 24 jam kepada pasien-pasien BPJS, baik kepada penerima bantuan iuran pemerintah maupun yang mandiri.
Dirinya memastikan bahwa layanan-layanan kesehatan terutama layanan kepesertaan BPJS itu bisa dilayani di RS dr HAH.
Mahyuddin menegaskan bahwa RS dr HAH terbuka bagi siapa saja dan tidak ada ekslusifitas. Kalaupun memang suasananya lebih ekslusif, kata dia, itu karena memang konsepnya adalah Medical Tourism. Dimana seluruh pasien BPJS bisa merasakan suasana ekslusif saat menjalani perawatan di RS dr HAH. Pasien ataupun keluarga pasien juga bisa menikmati keindahan panorama alam teluk Parepare dari rumah sakit ini.
“Jadi, tentunya agak berbeda mungkin dengan konsep yang diterapkan dan ditemui di rumah sakit lain. Tapi dalam hal pelayanan kami melayani semua lapisan masyarakat. Semua segmen kami layani, karena ini merupakan tuntutan dari kewajiban pemerintah menyediakan pelayanan dasar bagi masyarakat. Dan ini adalah wujud rumah sakit dr Hasri Ainun Habibie,” terangnya.
Mahyuddin meyakinkan bahwa ketenagaan dan fasilitas alat kesehatan di RS dr HAH itu memadai, sehingga layanan diberikan terukur dan maksimal.
“Alhamdulillah rumah sakit dr Hasri Ainun Habibie ini sudah memiliki fasilitas baik itu radiologi, CT Scan, X-ray, rontgen, USG, tomography, maupun kamar-kamar operasi yang memang sudah sangat terstandarisasi bahkan mungkin teratas di kelasnya,” tandasnya. (*)














