Opini; Tips Menangkal Berita “Hoax” di Dunia Maya

banner 120x600

Oleh: Kasman Makkasau (Subkoordinator Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Dinas Kesehatan Kota Parepare)

OPINI – Saat ini masyarakat banyak dibuat resah dengan berbagai berita dan informasi palsu yang beredar baik di dunia maya maupun yang beredar di masyarakat itu sendiri, yang lebih dikenal dengan “HOAX”.

Hoax ini dikirim atau dimunculkan di tengah-tengah masyarakat oleh oknum-oknum tertentu dengan berbagai kepentingan yang tidak bertanggung jawab.

Tentunya berita palsu ini dibuat dan ditata sedemikian rupa dengan kata-kata dan visualisasi yang menarik. Terkadang disertakan fakta dan data yang sebenarnya berisi kebohongan atau tidak benar.
Tujuannya agar pendengar dan yang membacanya dapat termakan tipuan hoax. Dan lebih parah lagi jika yang mendapatkan hoax tersebut turut menyebarkannya.

Mengapa berita hoax kadang lebih mudah kita percaya? Alasannya karena hoax menyerang perasaan/emosi seseorang.

Emosi kita bisa berupa senang atau takut yang berlebihan, terlalu khawatir sehingga kita tidak dapat berfikir yang pada akhirnya kita terperdaya dengan berita tersebut.

Apa yang harus kita lakukan agar terhindar dari dampak HOAX tersebut, atau bagaimana cara kita melepaskan diri dari serangan perasaan dan emosi akibat pengaruh hoax:

1. Tunda Reaksi
Jika mendengar berita atau mendapatkan telpon dari seseorang yang menyampaikan hoax, maka sebaiknya setelah mendengarkan berita tersebut ada baiknya kita tidak langsung memberikan respon dan bereaksi terhadap berita tersebut.

2. Namai Perasaan yang Dialami
Karena hoax ini menyerang perasaan dan emosi kita, maka yang harus dilakukan setalah menunda reaksi adalah fikirkan dan berikan nama emosi kita. Misalnya kenapa ya saya jadi sangat takut setelah mendengar berita ini, kena saya terlalu gembira. Karena hoax akan memberikan berita-berita yang lebay atau berlebihan.

3. Berfikir Tindakan Apa Yang Perlu Diambil
Jika kita telah berhasil menamai perasaan yang dialami, misalnya menjadi lebih takut. Kita harus berfikir tindakan apa yang sewajarnya dan sebaiknya yang kita lakukan terhadap berita tersebut. Bisa berupa mencari informasi dari tempat lain atau menghubungi sumber informasi yang lebih bisa dipercaya.

4. Berhenti di KITA
Tips yang paling penting agar hoax ini tidak lagi menyebar ke masyarakat, diusahakan hoax ini berhenti di kita. Dengan tidak lagi menceritakan, memberi tahu kepada orang lain. Atau tidak lagi share berita tersebut ke media online kita seperti facebook, Instagram, twitter dan media lainnya.

Dengan melakukan hal-hal tersebut masyarakat dapat terhindar dari hoax, terutama pada era keterbukaan informasi saat ini. (*)

https://klupas.com/wp-content/uploads/2024/11/IMG-20241109-WA0315.jpg

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *