MAKASSAR, KLUPAS.COM – PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi melalui unit bisnisnya Retail Sales Area Sulawesi Selatan dan Barat telah melakukan extra dropping atau penambahan stok LPG 3 Kg dalam rangka mengantisipasi peningkatan konsumsi selama hari raya Idul Adha 1445 Hijriah. Penambahan stok LPG 3 Kg tersebar di 24 Kabupaten/Kota di Sulawesi Selatan.
Sales Area Manager Retail Sulawesi Selatan dan Barat, Henry Eko Purwanto mengatakan tambahan ini untuk mengantisipasi peningkatan konsumsi saat Idul Adha.
“Kami melakukan extra dropping kurang lebih sebanyak 256 ribu tabung khususnya untuk sektor usaha mikro dan rumah tangga miskin yang mana memerlukan LPG 3 Kg untuk memenuhi kebutuhan dalam rangka memasuki bulan Idul Adha dan libur panjang,” ucapnya.
Eko menyebutkan secara detil sebaran tabung LPG 3 Kg. “Kami menambah stok LPG 3 Kg tersebar di 24 kabupaten dan kota yaitu Kota Makassar sebanyak 29 ribu tabung, Kota Parepare 7 ribu tabung, Kota Palopo 10 ribu tabung. Kabupaten Bantaeng sebanyak 7 ribu tabung, Barru 8 ribu tabung, Bone 21 ribu tabung, Bulukumba 14 ribu tabung, Enrekang 5 ribu tabung, Gowa 15 ribu tabung, Jeneponto 11 ribu tabung, Luwu 12 ribu tabung, Luwu Utara 9 ribu tabung, Luwu Timur 12 ribu tabung, Maros 9 ribu tabung, Pangkep 12 ribu tabung, Pinrang 13 ribu tabung, Selayar 5 ribu tabung, Sidrap 12 ribu tabung, Sinjai 8 ribu tabung, Soppeng 7 ribu tabung, Takalar 12 ribu tabung, Tana Toraja 6 ribu tabung, Toraja Utara 6 ribu tabung, dan Kabupaten Wajo 10 ribu tabung,” urainya.
Penambahan ini, kata dia, diharapkan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat yang berada di seluruh wilayah tersebut.
Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Fahrougi Andriani Sumampouw menjelaskan ketersediaan LPG di Sulawesi Selatan, dimana disuplai dari 188 Agen Public Service Obligation (PSO) dan 81 Agen Non PSO dengan total pangkalan lebih dari 12.000 Pangkalan LPG 3 Kg dan 1.700 Outlet LPG Non PSO untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Fahrougi menambahkan bahwa LPG 3 Kg adalah barang subsidi yang diperuntukan bagi pengguna sektor rumah tangga, usaha mikro, petani sasaran, dan nelayan sasaran sehingga perlu pengawasan dari banyak pihak dalam pendistribusiannya. Selain LPG 3 Kg subsidi, Pertamina juga memiliki produk non subsidi yaitu Bright Gas 12 Kg untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Sulawesi Selatan.
Fahrougi juga menghimbau untuk membeli LPG 3 Kg di pangkalan resmi. “Kami menghimbau konsumen dapat membeli LPG 3 Kg di pangkalan resmi, karena harga yang dijual sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET), kuantitas terjaga dan masyarakat tidak perlu panic buying atau melakukan pembelian berlebih, kami memastikan stok aman untuk dapat memenuhi kebutuhan masyarakat selama Idul Adha,” ungkapnya.
Informasi lebih jelas mengenai produk Pertamina dapat mengunduh aplikasi MyPertamina atau untuk layanan informasi lebih lanjut dapat menghubungi Pertamina Call Center (PCC) 135. (*)














