Deklarasi MZ-BerBAKTI, Istri FAS Pasang Songko Cella Kebesaran Puang Ical ke Bakhtiar, Reski Anugrah Azis Gabung Gerindra

banner 120x600

PAREPARE, KLUPAS.COM – Sekira kurang lebih 15.000 masyarakat Parepare menghadiri Deklarasi Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Parepare periode 2024-2029, Ir H Muhammad Zaini dan Prof Dr H Bakhtiar Tijjang MM (MZ-BerBAKTI), di Lapangan Andi Makkasau, Kelurahan Mallusetasi, Kecamatan Ujung, Parepare, Kamis (29/8/2024).

Deklarasi dihadiri oleh pengurus dan kader Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), sebagai partai yang mengusung pasangan calon MZ-BerBAKTI pada Pilkada Parepare 2024.

Di antaranya hadir Ketua DPC Partai Gerindra Kota Parepare H Surianto AM, S.Ag MM, Sekretaris DPC Partai Gerindra Parepare, Arief Rahman, 3 Anggota DPRD Parepare terpilih Partai Gerindra, yaitu Muh Yusuf Lapanna SH yang juga Ketua Tim Pemenangan MZ berBAKTI, Dr Ir H Kamaluddin Kadir, dan Husain Muhammad Saud.

Ketua DPC PKB Kota Parepare sekaligus Anggota DPRD Parepare terpilih Dapil Soreang, Andi Muh Fudhail, Sekretaris DPC PKB Parepare, Irfan Parumpu, Anggota DPRD Parepare terpilih PKB Dapil Bacukiki Barat, H Hasib Hasyim (Puang Sibe’).

Hadir Istri Muhammad Zaini, Dra Hj Opu Nurrahmah Opu Bau, Istri Bakhtiar Tijjang, Dr Hj Nurfadilla MM. Hadir tokoh perempuan, di antaranya Istri Almarhum Faisal Andi Sapada (FAS) yang bertagline Songko CellaE, Dra Hj RA Rinasari Larasati, Reski Anugrah Azis, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, para komunitas loyalis Songko CellaE dan komunitas MZ-BerBAKTI.

Terjadi momen sakral di panggung Deklarasi MZ-BerBAKTI saat Istri Almarhum Faisal Andi Sapada yang bertagline Songko CellaE, Dra Hj RA Rinasari Larasati, secara langsung memasangkan Songko Cella (kopiah merah) milik almarhum Puang Ical, sekaligus simbol kebesaran Songko CellaE kepada Prof Bakhtiar Tijjang. Ribuan warga yang hadir tak kuasa menahan air mata menyaksikan momen sakral itu. Tidak terkecuali Istri FAS dan Prof Bakhtiar.

Pada kesempatan itu pula, tokoh perempuan yang sempat bersosialisasi sebagai Bakal Calon Wali Kota Parepare 2024-2029, Reski Anugrah Azis, resmi bergabung sebagai kader Partai Gerindra, yang ditandai dengan pemasangan jaket Gerindra kepada Reski oleh Muhammad Zaini.

Dalam orasi politiknya, Muhammad Zaini bersama Bakhtiar Tijjang, membakar semangat puluhan ribu pendukung militan, loyalis MZ-BerBAKTI yang menyatu bersama pendukung militan Songko CellaE, bahwa mereka yang hadir dengan hati nurani, rela berpanas-panasan bersama karena ingin melihat pasangan calon pemimpin Parepare yang Insya Allah amanah.

“Kita bersama-sama di tengah terik panas, ini adalah energi kita untuk mengikuti kontestasi dan memenangkan MZ-BerBAKTI pada Pilkada Parepare periode 2024-2029,” kata MZ.

MZ juga menyampaikan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada partai pengusung MZ-BerBAKTI, yakni Partai Gerindra dan PKB.

“Terima kasih sudah diberi kepercayaan penuh oleh kedua partai besar (Gerindra dan PKB). Siapa yang tidak kenal partai Gerindra, partai pemenang Pemilihan Presiden 2024, bapak Prabowo Subianto dan Mas Gibran. Ada partai PKB. Ini partai besar semua. Saya bangga karena akan hadir semua dedengkot dan politisi dari kedua partai ini, untuk berjuang memenangkan MZ-BerBAKTI di Kota Parepare,” tutur MZ.

“Kami sudah lakukan deklarasi, Insya Allah saya bersama Prof Bakhtiar Tijjang akan membangun, mensejahterakan masyarakat Kota Parepare. Saya tidak menyatakan pendamping, tapi beliau ini bersama-sama saya membangun Kota Parepare kedepan. Inilah kerja sama antara wali kota dan wakil wali kota,” sambung MZ.

MZ mengungkapkan, Parepare adalah kampung halamannya, kota dimana ia dibesarkan dan dibentuk karakternya, menamatkan pendidikan SD, SMP dan SMA, lanjut menyelesaikan pendidikan S-1 di UVRI Makassar, kemudian merantau ke Jayapura, Provinsi Papua.

“Niat saya pulang ke Parepare untuk mengabdi mewakafkan diri membangun kota yang membesarkan saya. Pulang berterima kasih di kota ini, saya mau jadi pemimpin, bukan penguasa. Saya datang mau mengurus saudara-saudaraku masyarakat Parepare, bukan saya datang untuk mau diurus apalagi mau menguras,” tegas MZ.

Olehnya itu, MZ mengajak masyarakat untuk bersama-sama, bahu-membahu, berpegangan tangan mendukung Pasangan MZ-BerBAKTI.

“Insya Allah sebentar ba’da Ashar kita (MZ-BerBAKTI) akan melakukan pendaftaran di KPU. Mohon maaf sebesar-besarnya, saya tau persis informasi ada ribuan yang mau mengantar mendaftar. Namun kita dibatasi aturan, kami hanya diberikan jatah 600 orang. MZ-BerBAKTI harus patuh pada aturan, dan Insya Allah kalau diberi amanah harus patuh pada aturan,” ujar MZ.

“Saya mau mengabdi mewakafkan diri, saya mau mendapatkan ibadahnya. Makanya saya maju berkontestasi itu kemandirian, tidak ada sponsor di sini. Karena saya tidak mau direcoki, saya tidak mau dibebani, dipengaruh pengaruhi nantinya. Kalau memang itu hak kita (masyarakat) Insya Allah saya berikan ki’,” tambahnya.

MZ menyebut, siapapun nanti yang dinyatakan oleh KPU sebagai Calon Walikota dan Wakil Walikota, itu adalah putra putri terbaik Parepare, yang membedakan hanya rekam jejaknya.

“Saya yakin pemilih di Kota Parepare ini adalah pemilih cerdas. Tidak susah membedakan antara yang satu dengan yang lainnya. Jangan ki’ menilai orang lain, apalagi mau mencela orang lain, bukan karakter MZ-BerBAKTI seperti itu. Insya Allah saya dengan Prof Bakhtiar Tijjang siap untuk mengadu gagasan dan program sebagaimana sudah kita susun sebagai visi misi,” katanya.

Sementara Prof Bakhtiar Tijjang membacakan pantun yang baru semalam dibuatnya sendiri.

“Berlayar cerah tanpa gelombang, jaga insani dengan cemerlang, Parepare tak perlu bimbang, pilihan ta’ Muhammad Zaini-Bakhtiar Tijjang, membangun insani di segala bidang, 27 November mari dicentang,” ucap Bakhtiar membacakan pantun ciptaannya. (*)

https://klupas.com/wp-content/uploads/2024/11/IMG-20241109-WA0315.jpg

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *