PAREPARE, KLUPAS.COM – Dukungan terus mengalir kepada Bakal Calon Wali Kota Parepare, Ir H Muhammad Zaini (MZ). Itu terlihat saat menggelar silaturrahim dan sosialisasi di Lapangan Sepakbola Lembah Harapan, Kelurahan Bukit Harapan, Kecamatan Soreang, Parepare, Selasa (13/8/2024) sore.
Dihadiri lebih dari 2000 warga, sosialisasi MZ di Bukit Harapan bertabur tokoh, mulai tokoh masyarakat, tokoh politik, tokoh agama, tokoh Toraja, tokoh HIKMA, tokoh olahraga, tokoh perempuan, hingga tokoh pemuda.
Sejumlah tokoh yang nampak hadir mendampingi MZ di panggung sosialisasi, di antaranya H Nasir Haddade, HA Rahman Saleh, H Anwar Halede, H Syaifuddin La Intang, Simon Karengke , Bahri Rampingan, H Alwi Tikka, Yan Ambassalu, dan masih banyak tokoh lainnya. Hadir pula perwakilan Partai Gerindra dan PKB.
“Alhamdulillah, hadir bersama kita perwakilan dari Partai Gerindra dan PKB yang Insya Allah akan mengusung saya di Pilkada Parepare,” kata MZ.
“Terima kasih atas kehadiran orang tua kita, tokoh masyarakat Parepare H Nasir Haddade, HA Rahman Saleh, H Anwar Halede, H Syaifuddin La Intang, Simon Karengke, Solata ini, Bahri Rampingan, H Alwi Tikka, Yan Ambassalu. Terima kasih atas kehadiran dan sambutan dari bapak ibu semua. Tadi ada ibu-ibu memeluk saya dan meneteskan air mata. Ini tempat akan menjadi sejarah buat saya yang tentunya akan saya ingat selalu,” sambung MZ terharu.
Dalam kesempatan itu, MZ mengungkapkan bahwa dirinya maju berkontestasi di Pilkada Parepare dilatarbelakangi niat ingin mengabdi, mewakafkan diri mengurus orang banyak semata-mata untuk beribadah, di sisa umurnya.
“Umur saya sudah 58 tahun, bukan mi anak anak. Saya memohon, yaa Allah di sisa hidup saya ini berikanlah kesempatan untuk berbuat baik kepada orang banyak. Berikanlah waktu saya untuk membantu sesama, mengurus masyarakat Parepare, kampung saya sendiri. Olehnya itu saya berniat mengikuti tahapan Pilkada untuk mengabdi dengan jalan ibadah buat saya,” ungkapnya.
MZ menyebut, dirinya mau pulang ke Parepare yang dianggap sebagai kampungnya, untuk berterima kasih dengan jalan mengabdi mewakafkan diri membangun, mengurusi masyarakat dengan jalan ibadah.
MZ menjelaskan, dia lahir di Maroanging, Kecamatan Maiwa, Kabupaten Enrekang. Di usianya 10 tahun, dia ikut bersama kedua orang tuanya yang berprofesi sebagai pedagang yang hijrah ke Parepare. MZ dibesarkan, dibentuk karakternya di Parepare. Dia menamatkan pendidikan SD, SMP, hingga SMA di Parepare. Sebelum melanjutkan pendidikan S1 di Makassar, kemudian membawa karakter sebagai orang Parepare merantau mengadu nasib di Jayapura, Provinsi Papua.
Kurang lebih 28 tahun MZ hidup di rantau orang. Merintis usaha dari bawah hingga sukses menjadi pengusaha papan atas di bidang konstruksi.
“Dengan karakter yang terbentuk di diri saya di kota ini (Parepare) saya bawa ke kampung orang untuk bersaing, Alhamdulillah Allah memberikan rezeki yang seukuran saya sudah lebih dari cukup. Saya mau mengabdi di kampung saya, mau jadi pemimpin bukan jadi penguasa. Saya tidak memohon untuk masyarakat mengurus saya, apalagi mau menguras. Apa yang ada di dalam hati, saya ucapkan di mulut Insya Allah dunia akhirat saya pertanggungjawabkan,” tegas MZ.
Tokoh politik, tokoh masyarakat sekaligus tokoh agama, HA Rahman Saleh mengaku kagum melihat antusias masyarakat yang semakin hari semakin banyak yang hadir di acara silaturrahim dan sosialisasi MZ.
“Ini kali keenam mendampingi beliau dan inilah yang terbesar, dan saya sudah mencium bau-bau kemenangan. Beliau (Muhammad Zaini) punya niat untuk mengurus kita semua bukan mau menguras. Beliau katakan, saya ini mau memperbaiki masyarakat Parepare. Meski ada yang bilang passompe’ (Perantau),” ujar mantan Anggota DPRD Parepare 10 tahun ini.
“Saya tertarik waktu beliau datang ke rumah, saya langsung merasa bahwa inilah dambaan masyarakat Parepare, karena banyak yang datang tapi tidak nyantol di hati. Dan saya yakin bapak ibu datang karena hati nurani, karena beliau mengatakan tidak ada lagi kepentingan selain mengabdi untuk ibadah di sisa umurnya,” pungkasnya. (*)














