Warga Keluhkan Penggusuran UMKM di Atas Trotoar, AFU: Semestinya Disiapkan Tempat

banner 120x600

PAREPARE, KLUPAS.COM – Anggota DPRD Kota Parepare, Andi Muh Fudail (AFU), menggelar reses atau temu konstituen untuk menjaring aspirasi masyarakat. Reses digelar di salah satu cafe di Jompie, Kecamatan Soreang, Sabtu (24/5/2025).

Legislator PKB dari dapil Soreang ini berkomitmen terus memperjuangkan aspirasi dan membantu menyelesaikan persoalan yang dihadapi masyarakat.

Dalam penjaringan aspirasi itu, sejumlah persoalan warga mencuat dan menjadi catatan bagi AFU untuk segera ditindaklanjuti. Di antaranya persoalan penertiban pelaku UMKM yang menjual di atas trotoar, permintaan agar penjual di depan depot Pertamina ditertibkan, drainase yang tersumbat, bantuan alat pertukangan dan lainnya untuk dimasukkan ke dalam program pokok pikiran (pokir), beasiswa hingga persoalan sertifikat tanah warga.

“Pelaku UMKM (yang menjual di atas trotoar) semestinya disiapkan tempat sebelum digusur, agar tetap bisa berjualan. Mereka itu kan rata-rata ambil dana pinjaman untuk modal usaha. Sementara mereka digusur, dia mau jualan di mana?,” ujarnya.

Ketua DPC PKB Kota Parepare ini berharap kepada pemerintah daerah jika belum ada tempat yang disiapkan untuk pelaku UMKM, seyogyanya dalam melakukan penertiban didahului oleh pemberitahuan kepada pelaku UMKM, sehingga ada waktu untuk mencari tempat berjualan.

“Ada beberapa penjual yang jualan di atas trotoar itu digusur, kemudian pemerintah kota tidak menyiapkan tempat bagi mereka. Mereka mengaku tidak ada pemberitahuan sebelumnya, terus digusurnya itu tidak ada tempat dikasih,” katanya.

“Untuk pokir tahun ini belum ada yang jalan. Ada juga aspirasi soal beasiswa. Sebelumnya anaknya dapat, tahun-tahun berikutnya tidak dapat lagi,” tandasnya. (*)

https://klupas.com/wp-content/uploads/2024/11/IMG-20241109-WA0315.jpg

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *