BERAU, KLUPAS.COM – Komitmen mendukung program ketahanan pangan nasional terus ditunjukkan Kepala Kampung Tabalar Muara, Kecamatan Tabalar, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, Frisnar Paysal. Melalui langkah konkret, ia menargetkan pencetakan 420 hektar lahan sawah sekaligus pengembangan Tambak untuk budidaya air Payau untuk komoditas ikan dan udang di wilayah kampung yang dipimpinnya.
Upaya tersebut sejalan dengan program pemerintah dalam meningkatkan produksi beras nasional serta memperkuat sektor pangan berbasis potensi lokal. Saat ini, Kampung Tabalar Muara juga tengah melaksanakan rehabilitasi jaringan irigasi daerah rawa yang bersumber dari APBD Provinsi Kalimantan Timur. Frisnar turun langsung mengawal pembangunan tersebut agar berjalan sesuai perencanaan dan tepat sasaran.
Menurut Frisnar, keberadaan irigasi menjadi kunci utama dalam mendukung produktivitas pertanian dan perikanan masyarakat. Dengan Sumberdaya serta infrastruktur yang memadai, lahan yang sebelumnya belum tergarap maksimal diharapkan dapat dioptimalkan untuk pertanian sawah dan budidaya perikanan.
“Program ini bukan hanya soal produksi pangan, tetapi juga tentang membuka lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat kampung,” ujarnya.
Pencetakan sawah dan pengembangan Tamba Budidaya ikan–udang ini diharapkan mampu menyerap tenaga kerja lokal, menggerakkan ekonomi kampung, serta memberikan sumber penghasilan berkelanjutan bagi warga Tabalar Muara.
Langkah Frisnar mendapat apresiasi luas dari masyarakat. Warga menilai kebijakan tersebut sebagai terobosan strategis dan menyebut Frisnar sebagai kepala kampung yang visioner, responsif, dan peduli terhadap kebutuhan masyarakat.
Dengan sinergi pembangunan infrastruktur, pertanian, dan perikanan, Kampung Tabalar Muara diharapkan menjadi salah satu contoh kampung yang berkontribusi nyata dalam mewujudkan ketahanan pangan daerah dan nasional. (*)














