PAREPARE, KLUPAS.COM – Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Parepare, Andi Nurhaldin Nurdin Halid-Taqyuddin Djabbar (ANH-TQ) direncanakan akan menuju Kampus IAIN Parepare dengan arak-arakan menggunakan 30 mobil pete-pete (angkutan umum dalam kota), untuk pengambilan nomor urut dalam pemilihan mendatang, sekaligus sebagai bagian dari upaya pasangan calon ini dalam memberdayakan masyarakat.
Arak-arakan ini merupakan salah satu cara pasangan calon memperlihatkan komitmen mereka terhadap pemberdayaan ekonomi lokal. Dengan melibatkan pete-pete, yang merupakan sarana transportasi umum khas Sulawesi Selatan, Andi Nurhaldin dan Taqyuddin ingin menunjukkan dukungan mereka kepada para pelaku usaha kecil di Parepare.
“Arak-arakan pete-pete ini adalah simbol dari komitmen kami untuk terus mendukung dan memberdayakan masyarakat Parepare. Dengan menggunakan pete-pete dalam kegiatan resmi, kami ingin menggerakkan roda ekonomi lokal dan memberi manfaat kepada mereka yang sehari-hari bergantung pada transportasi ini,” ucap Andi Nurhaldin Nurdin Halid.
Pengambilan nomor urut yang akan dilaksanakan di IAIN Parepare diharapkan menjadi salah satu momen penting dalam perjalanan politik pasangan calon ini. Selain sebagai ajang formal, arak-arakan juga menjadi cara bagi mereka untuk lebih mendekatkan diri kepada masyarakat, memperlihatkan kesederhanaan, dan menumbuhkan kebersamaan.
“Ini bukan hanya sekadar perjalanan menuju pengambilan nomor urut, tetapi juga upaya kami untuk terus melibatkan masyarakat dalam setiap langkah kampanye kami. Kami ingin setiap lapisan masyarakat merasa dilibatkan dan diperhatikan,” ujarnya.
Rencananya, arak-arakan pete-pete tersebut akan melewati sejumlah jalan utama di kota Parepare, memungkinkan masyarakat untuk turut menyaksikan dan merasakan semangat kebersamaan dalam suasana yang meriah.
Juru Bicara ANH-TQ, Fadly Agoes Mante menjelaskan bahwa antusiasme para simpatisan dan relawan sangat besar menjelang pencabutan nomor urut.
“Dukungan yang diberikan oleh para relawan dan simpatisan, termasuk dari para pengemudi pete-pete, sangat luar biasa. Kami melihat ini sebagai bentuk kepercayaan kepada visi dan misi yang dibawa oleh pasangan ANH TQ untuk menjadikan Parepare lebih hebat ke depan,” kata Fadly.
Sementara, Ketua Tim Pemenangan ANH-TQ Rudi Najamuddin menambahkan bahwa pencabutan nomor urut merupakan momen penting dalam rangkaian kampanye Pilwalkot.
“Momentum ini bukan sekadar acara seremonial, tetapi juga sebagai penegasan bahwa kami siap berkompetisi dengan penuh semangat dan komitmen untuk mewujudkan perubahan positif bagi Parepare. Kami optimis bisa membawa kemenangan bagi ANH TQ dan Parepare Hebat 2024,” ujar Rudi.
Pasangan ANH TQ berharap dapat membawa perubahan yang signifikan bagi kota Parepare dengan berbagai program yang mereka usung, demi kesejahteraan masyarakat serta pembangunan yang berkelanjutan. (*)














