Fadly Agoes Mante Jubir ANH-TQ Maknai Nomor Urut 1 Simbol Kemenangan Kepemimpinan dan Prestasi

banner 120x600

PAREPARE, KLUPAS.COM – Juru Bicara Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Parepare, Andi Nurhaldin Nurdin Halid-Taqyuddin Djabbar (ANH-TQ), Fadly Agoes Mante, memberikan tanggapan terkait nomor urut 1 yang diterima oleh pasangan calon ANH-TQ untuk berkontestasi di Pilkada Parepare 2024.

Menurut Awink -sapaannya- nomor urut 1 memiliki makna yang lebih dari sekadar teknis.

Ia menjelaskan bahwa meskipun nomor urut dalam pemilihan kepala daerah sering kali dipandang sebagai hal teknis, namun pada kenyataannya nomor urut dapat memiliki makna simbolis yang penting bagi kandidat maupun masyarakat. Terutama, kata dia, nomor urut 1 kerap dianggap sebagai simbol kemenangan dan kepemimpinan.

“Nomor urut satu selalu menjadi sorotan karena sering diasosiasikan dengan simbol kemenangan, kepemimpinan, dan prestasi,” ujar Awink.

Ketua KONI Kota Parepare ini memaparkan beberapa aspek penting terkait nomor urut 1 dalam konteks Pilkada:

1. Makna Psikologis Nomor Urut 1 memiliki daya tarik psikologis bagi masyarakat. Secara alamiah, angka tersebut sering dianggap sebagai simbol utama atau pemenang.
2. Strategi Kampanye dan Pemanfaatan Nomor Urut 1. Kandidat yang mendapatkan nomor urut 1 sering kali memanfaatkan angka tersebut dalam strategi kampanye mereka, membangun narasi kemenangan dan kepemimpinan.
3. Nomor Urut 1 dan Efek Elektoral. Angka ini juga sering dikaitkan dengan efek elektoral yang lebih kuat karena persepsi positif yang melekat padanya.
4. Kasus Sukses dan Gagal Calon dengan Nomor Urut 1. Meskipun banyak calon yang sukses dengan nomor urut 1, ada pula yang gagal. Ini menegaskan bahwa nomor urut hanyalah salah satu faktor dalam kemenangan.
5. Pentingnya Nomor Urut dalam Konteks Pilkada. Nomor urut tetap memiliki nilai simbolis dan psikologis, tetapi pada akhirnya, kandidat harus fokus pada program kerja dan kemampuan mendengarkan serta memenuhi aspirasi rakyat.

Awink menutup pernyataannya dengan menekankan bahwa nomor urut meskipun penting bukanlah segalanya. Pada akhirnya, lanjut dia, pemilih akan lebih mempertimbangkan visi, misi, serta kemampuan kepemimpinan dari calon yang mereka pilih.

“Kandidat harus fokus pada program kerja yang kuat dan kampanye yang efektif untuk memenangkan hati rakyat,” tegasnya.

Pilkada Parepare kali ini diprediksi akan berlangsung dengan persaingan ketat, dan nomor urut 1 bisa menjadi salah satu elemen yang berperan dalam dinamika politik setempat. (*)

https://klupas.com/wp-content/uploads/2024/11/IMG-20241109-WA0315.jpg

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *