PAREPARE, KLUPAS.COM – Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Parepare nomor urut 2, Ir H Muhammad Zaini dan Prof Dr H Bakhtiar Tijjang MM (MZ-BerBAKTI) memanfaatkan masa kampanye dengan blusukan ke permukiman warga, menyapa dan berdialog langsung untuk menyerap aspirasi warga.
Seperti halnya pada blusukan yang digelar Paslon yang diusung Partai Gerindra dan PKB ini di Kelurahan Mallusetasi, Kecamatan Ujung, Parepare, Senin (7/10/2024) pagi.
Kampanye pertemuan tatap muka dan dialog dengan warga di Kelurahan Mallusetasi, MZ-BerBAKTI mengambil titik kumpul di Komplek PU (Depan RS Dr Sumantri), Jalan Karaeng Bura’ne.
Seperti biasanya, sebelum memulai aktifitas blusukan, MZ-BerBAKTI bersama timnya terlebih dahulu memohon doa kepada Tuhan Yang Maha Esa agar segala kegiatan yang dilaksanakan mendapatkan Rahmat, berkah dan ridhoNya.
MZ-BerBAKTI mendapat sambutan yang begitu antusias dari warga di Komplek PU. Beberapa di antaranya meminta untuk berfoto bersama Paslon nomor urut 2 itu.
“Alumni PGRI (SMA PGRI 1 Parepare) ini’e. Nomor dua,” kata salah seorang warga di Komplek PU, sambil meminta berfoto bersama Paslon MZ-BerBAKTI.

Warga Komplek PU lainnya, Obet, yang juga pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), penjual kopi kemasan robusta, Kopi Asli Toraja yang dikemas dengan merk ‘Tongkonan Mamali’, mengaku sangat senang dengan blusukan Paslon MZ-BerBAKTI di daerahnya.
“Saya fokus di robusta. Kemasannya ada setengah kilo, ada satu kilo. Ada 200 gram, cuma ini lebih banyak karena lebih mudah diserap masyarakat, lebih terjangkau. Bahan baku kopi dari Toraja langsung,” kata Obet.
Sementara Muhammad Zaini (MZ) mengaku sangat mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat terutama dalam pengembangan UMKM untuk menciptakan peluang pasar produk lokal.
Salah satu misi dalam program kerja MZ-BerBAKTI yaitu pemberdayaan ekonomi masyarakat dan seluruh kekuatan ekonomi daerah, terutama Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) serta Koperasi dan menciptakan peluang pasar produk lokal.

“Dari dulu kan namanya kopi Toraja, mendunia ini. Tinggal bagaimana produksi dan pemasarannya bisa dibantu oleh pemerintah. Kalau ada even-even masuk lagi di situ untuk promosi. Dalam misi MZ-BerBAKTI sudah ada kita programkan untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat termasuk UMKM,” ungkap MZ.
Prof Bakhtiar Tijjang langsung menawarkan kepada Obet terkait program pemerintah melalui kampus Institut Ilmu Sosial dan Bisnis Andi Sapada (IAS), untuk pelaku UMKM.
“Mau kerja sama dengan kampusku (IAS)? Bukan kampus yang bantu, tapi pemerintah. Saya yang fasilitasi. Tapi harus ada logonya BEM mahasiswa (di kemasan). Jadi kerja sama ceritanya dengan kemahasiswaan. Saya dapat bantuan tiga jenis usaha ini tahun, ini persentase di Kendari sekarang,” kata Prof Bakhtiar, disambut gembira oleh Obet.
Dalam blusukan di Kelurahan Mallusetasi, MZ-BerBAKTI menyasar rumah warga dan beberapa tokoh masyarakat di Komplek PU, samping Rumah Sakit Sumantri, Jalan Veteran, menyasar pusat pertokoan di sebagian Jalan Bau Massepe (Kelurahan Mallusetasi). MZ juga menyapa karyawan Raya Motor dan bahkan membeli kendaraan roda 2 di Raya Motor (Jalan Veteran). (*)














