PAREPARE, KLUPAS.COM – Sebagai bentuk nyata dukungan terhadap pemberdayaan masyarakat dan penguatan ekonomi lokal, PLN Nusantara Power Unit Pembangkitan (UP) Bakaru melaksanakan kegiatan Launching Rumah Olah Kopi Letta sekaligus menyerahkan bantuan sarana dan prasarana pelatihan sortasi dan roasting kepada Kelompok Tani Kopi Robusta Letta.
Kegiatan ini berlangsung di Kota Parepare dan dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk unsur pemerintah daerah dan Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan.
Rumah Olah Kopi Letta merupakan fasilitas yang dirancang sebagai pusat pelatihan, pengolahan pascapanen, dan pemasaran produk kopi robusta dari Desa Letta, Kabupaten Pinrang. Fasilitas ini diharapkan menjadi sentra inovasi hilirisasi kopi yang mampu meningkatkan nilai tambah hasil pertanian masyarakat, menciptakan lapangan kerja, serta memperluas akses pasar bagi produk kopi lokal.
Program ini merupakan hasil sinergi antara PLN UP Bakaru dan Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan, yang telah menjalin kerja sama sejak tahun 2023 dalam mendampingi petani kopi di Desa Letta. Kolaborasi ini mencakup penguatan kelembagaan kelompok tani, peningkatan kapasitas produksi, serta dukungan peralatan pendukung pascapanen yang lebih modern dan efisien.
Dalam sambutannya, Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan, Pandu Heru Satrio, menyampaikan apresiasi atas kepedulian PLN UP Bakaru terhadap pengembangan potensi lokal.
“Kolaborasi ini bukan hanya soal bantuan, tapi tentang membangun ekosistem pertanian yang berkelanjutan. Kami melihat potensi besar kopi Letta, dan dengan sinergi semua pihak, kami optimis kopi lokal ini bisa menjadi ikon kebanggaan Sulawesi Selatan,” ungkap Pandu, Kamis (17/7/2025).
Acara launching ini juga turut dihadiri dan dibuka secara resmi oleh dua pejabat pemerintahan daerah Kota Parepare, yakni Kepala Dinas Perdagangan Kota Parepare, Hj. A. Wisnah. T, SE., M.Si., dan Kepala Dinas Ketenagakerjaan, Koperasi dan UMKM Kota Parepare, Basuki Busrah, SE., M.Si.
Keduanya secara simbolis ikut meresmikan Rumah Olah Kopi Letta dengan pemotongan pita dan meninjau langsung fasilitas peralatan yang akan digunakan dalam proses pelatihan dan produksi. Ini adalah langkah strategis yang tidak hanya memberdayakan petani, tetapi juga mendukung cita rasa lokal Parepare dan Pinrang untuk bisa dikenal lebih luas.
Perwakilan manajemen PLN Nusantara Power UP Bakaru, Syamsur, selaku Assistant Manager Engineering, hadir langsung dalam kegiatan ini dan memberikan sambutan sekaligus menyerahkan bantuan secara simbolis kepada Ketua Kelompok Tani Kopi Letta, Burhanuddin.
Dalam sambutannya, Syamsur menegaskan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari komitmen PLN dalam melaksanakan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL/CSR).
“PLN Nusantara Power tidak hanya fokus pada keandalan pembangkit listrik, tetapi juga peduli terhadap masyarakat di sekitar wilayah operasi. Bantuan ini kami harapkan menjadi pemicu semangat baru bagi para petani Letta untuk menghasilkan produk kopi yang berkualitas, memiliki nilai jual tinggi, dan mampu bersaing di pasar nasional maupun internasional,” terang Syamsur.
Burhanuddin, Ketua Kelompok Tani Kopi Letta, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas perhatian dan dukungan dari PLN UP Bakaru dan Dompet Dhuafa. “Bantuan ini sangat berarti bagi kami. Dengan adanya pelatihan dan peralatan baru, kami bisa meningkatkan mutu hasil panen, belajar teknik roasting, dan membuka peluang usaha baru. Rumah Olah Kopi ini akan kami jaga dan kelola sebagai rumah bersama petani Letta,” ujar Burhanuddin dengan antusias.
Melalui kegiatan ini, PLN Nusantara Power UP Bakaru tidak hanya mendorong pengembangan ekonomi desa, tetapi juga mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya pada: SDG 1 (Tanpa Kemiskinan).
Inisiatif seperti Rumah Olah Kopi Letta ini diharapkan dapat direplikasi di daerah lain sebagai model pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal dan kolaborasi lintas sektor, yang berkelanjutan dan berdampak langsung pada kesejahteraan rakyat. (*)














