PINRANG, KLUPAS.COM – Elemen masyarakat di Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, mempertanyakan muatan solar tangki yang terjun ke sungai di Desa Samaenre.
Kordinator ITCW, Jasmir L Lainting, mempertanyakan muatan solar mobil tangki tersebut lantaran berada di Desa Samaenre, yang dikatakan tidak ada SPBU.
“Di wilayah itu kan tidak ada SPBU,” kata dia di Mapolres Pinrang, Selasa (21/10/2025) .
Olehnya itu, pihak Aparat Penegak Hukum (APH) menelusuri keberadaan mobil tangki tersebut.
Mobil tangki itu bertuliskan “Energi Indo Nusantara” terjun ke sungai di jembatan Desa Samaenre pada Senin siang kemarin.
Dari pantauan, beberapa saat setelah mobil tangki itu terjun ke sungai, stiker bertulis “Energi Indo Nusantara” dicabut oleh seseorang.
Kasat Lantas Polres Pinrang, Iptu Andi Sri Ulva Baso Padduppa, membenarkan mobil tangki tersebut bermuatan solar saat terjun ke sungai.
“Betul ada muatannya setengah tangki,” ujarnya.
Menurut Sri Ulva, mobil tangki itu melaju dari arah barat ke timur.
“Dia kehilangan kendali yang diduga penyebab kecelakaan itu,” ungkapnya.
Sementara, penumpang yang ada di mobil tangki itu dilarikan ke Puskesmas terdekat.
“Sopir dan penumpang mengalami luka di bagian tangan,” katanya. (*)














