Jaga Lingkungan Hadapi Perubahan Iklim, Pertamina FT Parepare Tanam Pohon Endemik di Kawasan Konservasi KRJ

banner 120x600

PAREPARE, KLUPAS.COM – Dalam rangka memperingati Hari Bumi 2025, PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi melalui Fuel Terminal (FT) Parepare melakukan penanaman pohon endemik Sulawesi di kawasan konservasi Kebun Raya Jompie (KRJ), Kota Parepare, Sabtu (26/4/2025).

FT Parepare yang merupakan salah satu unit operasional bisnis Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, memiliki peran penting dalam memastikan kelancaran distribusi energi di wilayah Sulawesi bagian barat dan sekitarnya. Tidak hanya berfokus pada aspek bisnis, FT Parepare juga berkomitmen untuk menjalankan prinsip keberlanjutan dalam seluruh aktivitasnya.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Fahrougi Andriani Sumampouw melalui Communication & Relation PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Romi Bahtiar, Selasa (29/4/2025), menyampaikan bahwa Pertamina Patra Niaga terus bergerak untuk masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan.

Ia menegaskan, komitmen dari Pertamina bukan cuma soal energi, tapi juga nyata dalam menjaga lingkungan dan mendukung komunitas lokal. Lewat program ini, kata dia, Pertamina terus mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan atau SDGS, terutama dalam menghadapi perubahan iklim, dengan menambah tutupan hijau, melindungi tanaman endemik yang mulai langka, dan kemudian membangun sinergi bersama pemerintah, komunitas, akademisi, dan tentunya masyarakat.

“Semua ini, demi satu tujuan yaitu masa depan yang lebih hijau, lebih inklusif, dan pastinya lebih berkelanjutan. Mari kita wujudkan perubahan yang lebih nyata,” ajak Romi.

Fuel Terminal Manager FT Parepare, Adhi Warsito, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata integrasi prinsip keberlanjutan dalam operasional distribusi energi Pertamina.

Kebun Raya Jompie merupakan kawasan konservasi yang juga menjadi binaan FT Parepare dalam program pelestarian keanekaragaman hayati lokal.

Dukungan yang diberikan Pertamina meliputi penyediaan bibit tanaman langka, penguatan kapasitas pengelola, pengembangan sarana edukasi lingkungan, digitalisasi informasi tanaman melalui pemasangan barcode, serta pelatihan UMKM lokal melalui program eco edu wisata.

Kegiatan ini melibatkan berbagai pihak, di antaranya Wali Kota Parepare, Dandim 1405/Mallusetasi, Kapolres Parepare, Komandan Brigif 11/Badik Sakti, Komandan Batalyon Brimob B Pelopor Polda Sulsel, Kepala SKPD lingkup Pemerintah Kota Parepare, Kepala KPH Bila, Ketua Forum Komunitas Lingkungan, dan Ketua LSM Lingkar Hijau.

Keterlibatan aktif berbagai pemangku kepentingan ini menjadi bukti bahwa pelestarian lingkungan merupakan tanggung jawab bersama.

Beberapa jenis pohon yang ditanam dalam kegiatan ini antara lain Kayu Hitam, Buah Merah, Mundu, Bintagus, Menjelit, Sendani, Bintagur, Brindleberry, dan Lemengkuk. Seluruhnya merupakan tanaman endemik Sulawesi yang memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem lokal.

Melalui langkah konkret seperti penanaman pohon endemik, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi terus memperkuat kolaborasi antara sektor industri dan pelestarian alam, membangun masa depan energi yang bertanggung jawab untuk generasi mendatang. (*)

https://klupas.com/wp-content/uploads/2024/11/IMG-20241109-WA0315.jpg

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *