PAREPARE, KLUPAS.COM – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Parepare melaksanakan Pelatihan Keamanan Pangan Siap Saji bagi pengelola dan penjamah pangan dapur Lapas Kelas IIA Parepare. Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen dalam meningkatkan standar higienitas dan kualitas makanan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).
Pelatihan ini dilaksanakan di Tribun Lapas Kelas IIA Parepare, Kamis (12/2/2026), dan diikuti oleh 10 orang WBP serta 2 orang staf pengelola dapur.
Kegiatan ini bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota Parepare, yang dalam kesempatan tersebut diwakili oleh Kabid Kesehatan Masyarakat (Kesmas) dan Kesehatan Lingkungan (Kesling), Edy Kusuma Suhardi, SKM, serta turut dihadiri langsung oleh Kepala UPTD Puskesmas Lompoe, Haerul, S.ST., Ns., M.Biomed, beserta jajarannya.
Dalam pemaparannya, Edy Kusuma Suhardi menekankan pentingnya penerapan prinsip higiene dan sanitasi dalam pengolahan makanan.
“Keamanan pangan harus menjadi perhatian utama dalam setiap proses, mulai dari pemilihan bahan baku, pengolahan, hingga penyajian. Dengan standar yang baik, kita dapat mencegah risiko penyakit akibat makanan dan menjamin kesehatan para warga binaan,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala UPTD Puskesmas Lompoe, Haerul, menyampaikan apresiasinya atas komitmen Lapas Parepare dalam menjaga kualitas pelayanan kesehatan, termasuk di bidang pengelolaan pangan.
“Kami mendukung penuh kegiatan ini karena keamanan pangan merupakan bagian dari upaya preventif dalam menjaga kesehatan lingkungan, termasuk di dalam Lapas,” ujarnya.
Salah satu WBP peserta pelatihan juga mengungkapkan rasa syukur atas kesempatan yang diberikan.
“Kami sangat terbantu dengan pelatihan ini. Selain memahami cara mengolah makanan yang lebih bersih dan aman, kami juga mendapatkan ilmu yang bisa menjadi bekal saat kembali ke masyarakat nanti,” ungkapnya.
Kepala Lapas Kelas IIA Parepare, Marten, Bc.IP., S.H., M.H., dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kualitas layanan sekaligus pembinaan kemandirian bagi WBP.
“Pemenuhan hak dasar warga binaan, termasuk makanan yang sehat dan aman, menjadi prioritas kami. Melalui pelatihan ini, kami ingin memastikan pengelolaan dapur berjalan sesuai standar kesehatan sekaligus memberikan keterampilan yang bermanfaat bagi WBP,” tegas Kalapas.
Melalui pelatihan ini, Lapas Kelas IIA Parepare berharap standar keamanan pangan di lingkungan Lapas semakin meningkat dan mampu menciptakan lingkungan yang sehat, aman, serta sesuai dengan ketentuan yang berlaku. (*)














