Dinkes Parepare Gelar Pelatihan Komunikasi Efektif Bagi Tenaga Kesehatan

banner 120x600

PAREPARE, KLUPAS.COM – Peningkatan kapasitas petugas dalam rangka penurunan stunting, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Parepare menggelar Pelatihan Komunikasi Efektif Bagi Tenaga Kesehatan.

Pelatihan berlangsung selama 3 hari, 26-28 Oktober 2021 di Hotel Bukit Kenari Parepare. Pelatihan dibuka resmi Kepala Bidang Pelayanan, Promosi dan Sumber daya Kesehatan Dinas Kesehatan Parepare, Kasna SST MKeb, mewakili Plt Kepala Dinkes Parepare Rahmawaty.

Pelatihan menghadirkan narasumber dari BBPK Makassar yakni Abdul Muhaimin Taiyeb, SKM, MKes dan Khaeruddin, SAP sebagai Quality Control. Sementara Sri Wahyuni, SKM, MKes dan Wahidin Rahima, SKM, MKes Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan dan tersertifikasi oleh BBPK Makkassar. Pelatihan ini merupakan pelatihan terakreditasi kedua yang dilaksanakan oleh Seksi Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Dinkes Parepare.

Panitia Penyelenggara, Dr H Kasman Makkasau mengatakan, pelatihan berisikan materi tentang Etika Dalam Penampilan Kerja, Etika Berkomunikasi, Manajemen Konflik dan Manajemen Komplain.

“Semua materi yang diberikan sangat relevan dengan tugas tenaga kesehatan di lapangan. Terutama bagaimana mereka menerapkan prinsip Komunikasi SBAR sehingga komunikasi antara Nakes dengan teman sejawat dan dengan pasien dapat terjalin dengan baik,” ungkap Kasman.

Kasman mengemukakan, melalui pelatihan ini tenaga kesehatan yang terdiri dari tenaga dokter, perawat dan bidan yang bertugas di delapan Puskesmas di Parepare, diharapkan memiliki kemampuan komunikasi kelompok dan interpersonal dalam melakukan pendekatan kepada masyarakat. Baik itu untuk penurunan angka stunting maupun untuk program lainnya.

Di hari terakhir kegiatan dilakukan praktik kerja lapangan di wilayah kerja Puskesmas Lapadde. Itu agar peserta dapat menerapkan pengetahuan yang telah diberikan. Selain itu agar peserta dapat melakukan pengembangan terhadap dasar-dasar komunikasi efektif yang diperoleh di kelas.

Pada kesempatan menutup kegiatan pelatihan, Panitia Penyelenggara Kasman Makkasau mengingatkan peserta untuk tetap meningkatkan keterampilan dalam melakukan komunikasi yang efektif. Sehingga program kesehatan dapat diterima dan diterapkan oleh masyarakat.

“Dengan kemampuan komunikasi yang baik, maka sebagian besar masalah kesehatan dapat diatasi,” ingat Kasman.

Di akhir kegiatan, peserta yang dinyatakan lulus mendapat sertifikat pelatihan yang terakreditasi dari BBPK Makassar. (*)

https://klupas.com/wp-content/uploads/2024/11/IMG-20241109-WA0315.jpg

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *