PAREPARE, KLUPAS.COM – Anggota DPRD Kota Parepare, Suyuti menggelar reses guna menyerap dan menindaklanjuti aspirasi konstituen dan pengaduan masyarakat. Kegiatan itu digelar di Alya Cafe Sweetness, Jalan Mattirotasi, Ahad 23 Januari 2022.
SYT, sapaannya, meminta kepada warga agar menyampaikan secara detail jenis bantuan yang diinginkan sesuai dengan pekerjaan atau profesinya, sehingga dalam penyaluran nantinya tidak terjadi kekeliruan.
“Mohon bapak ibu menyebutkan secara detail permintaannya, agar bantuan yang diminta bisa sesuai dengan pekerjaan bapak dan ibu. Mohon bersabar, saya pasti perjuangkan apa yang bapak ibu usulkan,” ujar Wakil Ketua Fraksi Partai Nasdem DPRD Parepare ini.
Adapun aspirasi warga diantaranya bantuan dana usaha kecil, bantuan alat pertukangan, permohonan perbaikan jalan lorong, dan perbaikan beberapa drainase yang buntu di daerah Kelurahan Lumpue.
Melihat kepedulian SYT yang banyak membantu masyarakat selama di dewan, salah seorang warga, Dhani Aristiawan, bahkan menyampaikan permintaan khusus kepada Ketua Garda Pemuda Nasdem Parepare ini untuk bersedia mencalonkan diri pada Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota (Pilwalkot) Parepare 2024 mendatang.
“Mungkin lebih ke pernyataan sih, lebih tepatnya. Perkenalkan saya sebagai salah satu pengurus Garda, dan tentunya saya sebagai warga Bacukiki ingin menyampaikan sebuah harapan. Kami berharap kesediaan dari bapak Suyuti agar kiranya untuk mencalonkan diri pada Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Parepare,” ucap Dhani disambut tepukan oleh warga yang hadir di acara reses SYT.
“Dan yang pastinya kami Insya Allah sangat siap membantu untuk merealisasikan itu,” sambung Dhani.
Diketahui, pencapaian melalui pokok-pokok pikiran (Pokir) SYT yang terealisasi untuk warga pada 2021 yakni, Bedah Rumah (±10 rumah), perbaikan jalan lorong (±200 meter), dan pengadaan lampu lorong.
Selain itu, ada juga bantuan alat untuk pertukangan dan perbengkelan (±30 orang), serta masih banyak bantuan-bantuan kecil untuk UMKM.
Pada reses kali ini, SYT didampingi pegawai Dinas Perdagangan (Disdag) yang menjelaskan terkait kategori bantuan apa saja yang dapat di cover oleh Disdag. Seperti bantuan untuk tukang yang sifatnya lebih ke industri kreatif. (*)














