PAREPARE, KLUPAS.COM – Anjungan Cempae, ikon kebanggaan baru Kota Parepare yang dibangun di pesisir Pantai Cempae, Kelurahan Wattang Soreang, Kecamatan Soreang, telah menjadi destinasi wisata baru.
Meski belum diresmikan oleh Pemerintah Kota Parepare sejak dibangun pada 2021 lalu, Anjungan Cempae semakin ramai dikunjungi warga di pagi dan sore hari. Mayoritas pengunjung Anjungan Cempae adalah orang tua bersama anak-anaknya untuk sekadar bermain dan menikmati pemandangan sunset dari pantai Parepare menjelang senja. Kaum millenial pun tidak ketinggalan menikmati keindahan Anjungan Cempae yang banyak menyediakan spot menarik untuk berswafoto.
Rahma, salah seorang warga Kelurahan Lapadde, Kecamatan Ujung, Kota Parepare yang ditemui di Anjungan Cempae, Sabtu, 26 Februari 2022, sekira pukul 16.30 Wita mengaku senang melihat keindahan ikon kebanggaan baru Kota Parepare ini.
“Sebenarnya saya tadi bersama keluarga ingin duduk bersama menikmati sore di Tanggul Cempae, tapi melihat tempat ini (Anjungan) sudah banyak yang singgah. Makanya saya juga singgah bersama keluarga untuk foto-foto, karena ini tempat baru,” jelas Rahma.
Rahma mengaku, jika dirinya tidak mengetahui bahwa Anjungan Cempae ini belum diresmikan oleh pemerintah atau belum dibuka secara umum.
“Saya tidak tahu kalau ini tempat belum diresmikan, dan pantas masih ada tali rapiah yang di depan tadi,” ucapnya.
Senada dikatakan Iqbal, salah seorang mahasiswa asal Pinrang mengatakan, Anjungan Cempae dalam beberapa hari ini semakin ramai dikunjungi warga.
“Tadi saya lewat untuk mencari tempat ramai karena ingin galang dana dengan teman-teman, tapi melihat banyak masyarakat yang singgah makanya kami singgah juga,” jelasnya.
Iqbal berharap agar pemerintah segera meresmikan Anjungan Cempae, karena telah mendapat respon baik dari masyarakat dan menjadi tempat baru untuk berswafoto dan menghabiskan akhir pekan bersama keluarga.
“Semoga pemerintah segera meresmikan tempat ini agar masyarakat juga bebas menikmati suasana di sore hari,” ujarnya.
Pembangunan Anjungan Cempae yang sumber dananya dari APBD tahun 2021 ini, sangat strategis karena berada di bagian dalam Teluk Parepare. Dengan begitu pengunjung yang datang sekaligus akan disajikan view keindahan pantai khas kota jasa ini.
Ikon baru di Kecamatan Soreang itu, dibangun dengan luas kurang lebih 6.000 meter persegi, dengan panjang 180 meter, dan lebar 45 meter. Sesuai kontrak, pembangunannya dikerjakan pada Juli s/d Desember 2021.
Kawasan wisata prospektif ini dilengkapi berbagai fasilitas di dalam anjungan, seperti fasilitas fitnes outdoor, area foodcourt, dermaga untuk nelayan, tribun untuk kegiatan masyarakat, sky bridge, dan berbagai fasilitas lainnya.
Sebelumnya, Wali Kota Parepare, Dr HM Taufan Pawe mengemukakan, hadirnya Anjungan Cempae diharapkan dapat menunjang sektor pariwisata Parepare. Anjungan Cempae menjadi salah satu faktor pendukung terwujudnya Kota Industri Tanpa Cerobong Asap, yang salah satu pilarnya adalah pariwisata.
“Anjungan Cempae menjadi titik pertumbuhan ekonomi baru di wilayah Cempae yang Insya Allah menghidupkan masyarakat sekitar,” tandas Taufan Pawe. (*)














