Taufan Pawe Intens Tinjau Progres Masjid BJ Habibie, Harap Bisa Dimanfaatkan Shalat Idul Fitri

banner 120x600

PAREPARE, KLUPAS.COM – Pembangunan Masjid Terapung BJ Habibie mendapat atensi khusus Wali Kota Parepare, Taufan Pawe. Kini, progres pembangunannya telah mencapai 90 persen.

Taufan Pawe kembali turun meninjau progres pembangunan Masjid Terapung BJ Habibie, Ahad 24 April 2022. Pada kesempatan itu, Taufan Pawe didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Parepare, Samsuddin Taha.

Wali kota Parepare dua periode itu intens melakukan pengecekan langsung di lokasi untuk memastikan kemajuan progres pembangunan Masjid ikonik yang bakal menjadi Masjid termegah di Parepare bahkan di Sulawesi Selatan ini yang dipersembahkan Taufan Pawe untuk masyarakat kota santri dan ulama, Parepare.

TP, akronim Taufan Pawe terus berupaya sekiranya Masjid Terapung BJ Habibie bisa dimanfaatkan masyarakat untuk melaksanakan shalat Idul Fitri 1443 Hijriyah mendatang.

Untuk itu, TP meminta kepada rekanan pelaksana pembangunan dan Dinas PUPR selaku penanggungjawab pembangunan Masjid yang dibangun di pesisir Pantai Mattirotasi, Kelurahan Cappa Galung, Kecamatan Bacukiki Barat ini, untuk terus menggenjot pembangunan Masjid, terlebih bahan dan aksesoris Masjid sudah ada di lokasi.

“Saya datang melihat progresnya, sampai sejauh mana tahapan Masjid Terapung BJ Habibie. Mudah-mudahan sudah bisa dimanfaatkan untuk pelaksanaan Idul Fitri. Ini upaya ya, walaupun masih banyak bagian-bagian yang harus disempurnakan. Saya berusaha, karena berdasarkan laporan dari Dinas PUPR yang bertanggungjawab untuk pembangunan ini (Masjid Terapung BJ Habibie), akhir pekan ini (progres) bisa mencapai 91 sampai 92 persen,” urai Wali Kota bergelar doktor ilmu hukum ini.

Menurutnya, dengan capaian progres seperti itu, dirinya terus berupaya agar Masjid BJ Habibie sudah bisa dimanfaatkan untuk pelaksanaan shalat Idul Fitri.

“Saya berpikir dengan capaian progres seperti itu, mungkin kita sudah bisa memanfaatkan untuk pelaksanaan shalat Idul Fitri. Setelah shalat Idul Fitri baru kita genjot lagi 100 persennya,” harap Taufan.

“Saya lihat (aksesoris) semua sudah siap, tinggal pemasangan inilah yang saya maksud, mudah-mudahan karena secara kebutuhan materil bangunan, bahan-bahan aksesoris semua saya lihat sudah ada di lapangan. Tinggal kita upayakan mudah-mudahan bisa selesai, dalam artian itu tadi 91 sampai 92 persen progresnya, sehingga kita bisa ajak masyarakat untuk melaksanakan shalat Idul Fitri di tempat ini,” sambung dia.

Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel ini menginginkan agar Masjid Terapung BJ Habibie nantinya dikelola secara modern dengan manajemen modern. Untuk Imam Masjid, akan diseleksi dan disyaratkan Hafiz Al Quran. Menurutnya, seleksi Imam Masjid Terapung BJ Habibie nantinya dapat diikuti oleh seluruh Hafiz Al Quran se-Sulsel.

Sementara Plt Kepala Dinas PUPR Parepare, Samsuddin Taha mengatakan, pihaknya bersama rekan-rekan terus mengupayakan agar Masjid Terapung BJ Habibie dapat digunakan shalat Idul Fitri tahun ini.

Selain itu, kata dia, diupayakan juga apa yang menjadi perhatian Wali Kota dapat dilaksanakan dengan baik. “Insya Allah kita berupaya sesuai harapan pimpinan,” tandasnya. (*)

https://klupas.com/wp-content/uploads/2024/11/IMG-20241109-WA0315.jpg

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *