PAREPARE, KLUPAS.COM – Pemerintah Kota Parepare bangun komitmen publik dalam kegiatan pencegahan dan penurunan stunting secara terintegrasi di Kota Parepare.
Salah satunya dengan menggelar kegiatan rembuk stunting yang dilaksanakan di Hotel Novotel, Kamis, 14 Juli 2022.
Rembuk stunting dibuka oleh Wakil Wali Kota Pangerang Rahim. Sebanyak 71 peserta hadir pada kegiatan itu, diantaranya Kepala Bappeda Parepare Samsuddin Taha, Ketua Tim Penggerak PKK Parepare Erna Rasyid Taufan, SKPD penanggungjawab layanan, para Asisten, Camat, Lurah, dan sejumlah Kepala Bagian lingkup Pemerintah Kota Parepare.
Wakil Wali Kota Parepare, Pangerang Rahim menegaskan, rembuk stunting untuk memastikan pelaksanaan rencana kegiatan intervensi pencegahan dan penurunan stunting dilakukan secara bersama-sama antara SKPD penanggungjawab dengan sektor atau lembaga non pemerintah dan masyarakat.
“Dimana rencana kegiatan intervensi terintegrasi penurunan stunting yang telah disepakati oleh lintas sektor untuk dilaksanakan pada tahun berjalan dan dimuat dalam RKPD atau Renja SKPD tahun berikutnya,” katanya.
Ia menyebut, rembuk stunting ini merupakan aksi ketiga dari delapan aksi integrasi penurunan stunting di Parepare.
“Melalui rembuk stunting ini kita dapat bersama-sama melakukan konfirmasi, sinkronisasi, dan sinergitas hasil analisis situasi dan rancangan rencana kegiatan dari SKPD penanggungjawab layanan dengan hasil perencanaan partisipatif masyarakat yang dilaksanakan melalui musrembang, baik tingkat Kelurahan maupun tingkat kecamatan sebagai upaya penurunan stunting di lokasi fokus,” urainya.
Hasil kegiatan rembuk stunting, kata dia, akan menjadi dasar gerakan penurunan stunting di Kota Parepare melalui integrasi program atau kegiatan yang dilakukan antar SKPD penanggung jawab layanan dan partisipasi masyarakat. (*)














