banner 728x250

Satu-satunya di Sulsel, Taufan Pawe Terima Anugerah Kebudayaan PWI pada Puncak HPN 2021

banner 120x600
banner 468x60

JAKARTA, KLUPAS.COM – Wali Kota Parepare, Taufan Pawe terpilih menjadi salah satu penerima Penghargaan Anugerah Kebudayaan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat.

banner 800x800

Penghargaan ini menambah koleksi penghargaan Pemkot Parepare yang kini berjumlah 184 penghargaan selama Taufan Pawe menjabat Wali Kota.

Taufan Pawe terpilih meraih penghargaan bersama 9 Bupati/Wali Kota lainnya di Indonesia, yakni Wali Kota Denpasar IB Dharmawijaya Mantra, Bupati Majalengka Karna Sobahi, Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari, Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono, Wali Kota Singkawang Tjahi Chui Mie, Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi, Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto, dan Bupati Banggai Herwin Yatim.

Anugerah Kebudayaan PWI yang diraih Wali Kota Parepare dua periode ini merupakan satu-satunya penghargaan yang diterima Wali Kota di Sulawesi Selatan, bahkan di Indonesia Timur.

Penyerahan penghargaan digelar pada puncak perayaan Hari Pers Nasional (HPN) 2021, bersama Presiden Joko Widodo, secara daring maupun luring, Selasa (9/2/2021).

Wali Kota Parepare, Taufan Pawe mengatakan penghargaan ini merupakan apresiasi PWI untuk kepada pemerintah daerah dalam pembangunan kebudayaan daerahnya.

“Penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi dari PWI dalam menilai kinerja-kinerja daerah untuk mengaktifkan kearifan lokal dalam peningkatan kebudayaan yang ada di Kota Parepare,” kata Taufan.

Taufan menambahkan, penghargaan ini akan menjadi motivasi Pemkot Parepare untuk selalu meningkatkan kebudayaan dan pariwisata untuk kepentingan kesejahteraan masyarakat.

“Target kedepan untuk mensejahterakan masyarakat. Dengan penghargaan ini tentu menjadi motivasi kami jajaran pemerintahan kota agar Parepare bisa menjadi objek wisata yang dikenal sebagai Kota Bj Habibie,” ujarnya.

Sementara Ketua Umum PWI Pusat, Atal Sembiring Depari mengatakan, Anugerah Kebudayaan PWI merupakan apresiasi insan pers terhadap para Bupati/Wali Kota yang peduli kebudayaan dan literasi media yang dipilih oleh tim juri yang terdiri dari para wartawan senior, penulis, budayawan dan akademisi, serta pekerja seni-budaya.

Ia menambahkan, ke-10 Bupati/Wali Kota penerima anugerah ini memiliki strategi, kinerja, dan kekuatan masing-masing dalam pemajuan kebudayaan daerahnya, baik sebelum maupun pada saat pandemi.

“Pada umumnya, mereka merawat warisan masa lalu, kemudian merawat, memanfaatkan, mengembangkan dan melindunginya, dengan berbagai regulasi. Selain itu mengembangkan dengan ‘bungkus’ dan cara masa kini, termasuk di dalamnya menggunakan teknologi dan media sosial. Dengan demikian budaya lokal bisa menyumbangkan warna pada kebudayaan nasional, sekaligus global,” uria Atal. (*)

banner 1280x1280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *