banner 728x250

Pj Gubernur Akui Inovasi Pemkot Parepare Bantu Sulsel Kendalikan Inflasi di Bawah Nasional

banner 120x600
banner 468x60

PAREPARE, KLUPAS.COM – Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Bahtiar Baharuddin mengakui, upaya dan inovasi yang dilakukan Pemerintah Kota Parepare dalam mengendalikan inflasi sangat membantu Pemprov Sulsel.

Hal ini diungkap Bahtiar Baharuddin saat hadir dalam puncak peringatan hari ulang tahun ke-64 Kota Parepare, di Auditorium IAIN Parepare, Minggu 18 Februari 2024.

banner 800x800

“Saya terbantu dengan Parepare karena pengendalian inflasi. Ada lima daerah di Sulsel yang menjadi sampel inflasi, Kota Parepare, Kota Makassar, Kota Palopo, Kabupaten Bone, Kabupaten Bulukumba. Inflasi di Sulsel ini di bawah nasional, salah satunya karena kontribusi Parepare yang inflasinya di bawah 3,” ungkap Bahtiar di hadapan Pj Wali Kota Parepare, Akbar Ali dan jajaran Pemkot Parepare beserta ribuan undangan yang hadir.

Pj Wali Kota Parepare, Akbar Ali dalam laporannya kepada Pj Gubernur mengungkapkan, dari data BPS menunjukkan bahwa inflasi Parepare pada 2022 sebesar 6,66 persen dan pada Desember 2023 menurun menjadi 2,22 persen.

“Dalam upaya pengendalian Inflasi ini, maka langkah yang dilakukan di antaranya adalah optimalisasi Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) dan Satuan Tugas Ketahanan Pangan (Satgas Pangan). TPID tidak hanya melakukan pendekatan yang bersifat jangka pendek, namun secara bertahap direncanakan mulai menyentuh pada solusi atas berbagai persoalan yang bersifat struktural seperti peningkatan produktivitas, kelancaran distribusi, dan struktur pasar yang efisien,” papar Akbar Ali.

Akbar Ali juga melaporkan, bahwa dilakukan monitoring harga harian melalui aplikasi Sistem Informasi Penyedia Harga Pasar (SI PHP) dan panel harga pangan dari Badan Pangan Nasional (BAPANAS).

Langkah lainnya adalah pembagian 5.000 polybag bibit tanaman hortikultura kepada masyarakat, kerja sama antar daerah dengan daerah pemasok komoditi pangan, adanya bantuan cadangan beras pemerintah (CBP), bantuan sarana pendukung pertanian dan asuransi nelayan dan asuransi ternak.

“Pemerintah Kota Parepare dalam menangani inflasi juga telah meluncurkan inovasi KOPI yaitu Kios Pengendalian Inflasi. Kios Pengendalian Inflasi diharapkan dapat menjadi tempat konsolidasi ketersediaan pasokan dan keterjangkauan harga dari komoditi yang menjadi pencacahan BPS khususnya komoditi pangan,” kata Akbar Ali.

Inovasi Parepare direspons positif Pj Gubernur Bahtiar Baharuddin.

“Ingat saat ini sudah 21 bahan pokok yang pengaruhi inflasi, jadi sudah benar langkah-langkah inovasi yang dilakukan Parepare dalam mengendalikan inflasi. Sudah tepat Tim Pengendali Inflasi Daerah dan Satuan Tugas Ketahanan Pangan di Parepare ini terus bergerak kendalikan inflasi,” pungkas Bahtiar yang merupakan mantan Pjs Gubernur Kepulauan Riau. (*)

banner 1280x1280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *