Wali Kota Dorong Pelajar Perkuat Karakter dan Cinta Tanah Air Lewat Lomba Baca Puisi PPM Parepare

banner 120x600

PAREPARE, KLUPAS.COM – Lomba baca puisi bukan sekadar ajang unjuk kemampuan berbahasa, tetapi juga menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengekspresikan gagasan, menumbuhkan karakter, serta memperkuat rasa cinta tanah air dan nilai-nilai Pancasila.

Hal itu disampaikan Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, melalui Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Parepare, Ahmad Masdar, saat membuka Lomba Baca Puisi Antar Pelajar SMP/MTs sederajat se-Kota Parepare yang digelar oleh Pemuda Panca Marga (PPM) Markas Cabang Parepare di Gedung Perpustakaan Daerah Parepare, Sabtu (27/6/2026).

Dalam sambutannya, Ahmad Masdar mengatakan puisi merupakan media yang mampu menyampaikan gagasan, perasaan, nilai-nilai kehidupan hingga semangat kebangsaan yang dapat menggerakkan hati dan pikiran.

“Melalui puisi, generasi muda belajar menyampaikan pendapat dengan santun, menumbuhkan kepekaan sosial, serta mengasah keberanian untuk berekspresi secara kreatif dan bermakna,” ujarnya.

Mengusung tema “Rangkai Kata Menjadi Makna, Suarakan Jiwa dan Menginspirasi Dunia”, kegiatan tersebut diharapkan menjadi ruang pembinaan karakter sekaligus meningkatkan kecintaan pelajar terhadap sastra.

Ahmad Masdar menyampaikan apresiasi pemerintah kota kepada PPM Parepare yang menggelar lomba tersebut.

Dia berpesan kepada seluruh peserta agar menjadikan kompetisi ini sebagai ajang belajar, memperluas pengalaman, serta mempererat persaudaraan antarpelajar.

“Menang atau kalah bukanlah tujuan utama. Keberanian untuk tampil, berkarya, dan terus berkembang adalah kemenangan yang sesungguhnya,” katanya.

Sementara itu, Ketua PPM Kota Parepare, Amarun Agung Hamka, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut, khususnya panitia pelaksana yang telah bekerja keras menyukseskan lomba.

Sekretaris Daerah Kota Parepare itu juga mengapresiasi antusiasme para peserta yang menunjukkan semangat dan kreativitas melalui karya-karya yang mereka bawakan.

Menurut Hamka, lomba baca puisi merupakan salah satu program PPM dalam mendukung upaya mencerdaskan kehidupan bangsa melalui pengembangan karakter generasi muda.

“Setiap anak memiliki suara, mimpi, dan potensi untuk memberikan inspirasi bagi lingkungan sekitarnya. Sudah menjadi tanggung jawab kita bersama untuk menyediakan ruang-ruang positif agar potensi tersebut dapat tumbuh dan berkembang,” ungkapnya.

Ia berharap kegiatan tersebut tidak hanya melahirkan para juara, tetapi juga membentuk generasi muda Parepare yang berkarakter, berbudaya, cinta tanah air, serta mampu menjadi agen perubahan bagi masa depan bangsa.

Hamka menegaskan, tema puisi yang diwajibkan kepada seluruh peserta berkaitan dengan cinta tanah air dan penguatan nilai-nilai Pancasila sebagai upaya menanamkan semangat patriotisme sejak dini.

“Bagaimana menumbuhkan patriotisme, cinta tanah air, dan cinta Pancasila kepada anak didik. Karena itu tema puisi yang kami wajibkan adalah cinta tanah air dan menumbuhkan nilai-nilai Pancasila,” jelasnya.

Ia berharap para peserta semakin mencintai tanah air, memahami nilai-nilai luhur Pancasila, dan tumbuh menjadi generasi patriot yang siap memberikan kontribusi nyata bagi bangsa dan negara.

Di tempat yang sama, Wakil Ketua PPM Kota Parepare, Andi Bangsawan, menjelaskan bahwa lomba tersebut diikuti 20 pelajar SMP/MTs dari berbagai sekolah di Kota Parepare.

Menurutnya, kegiatan itu menjadi wadah positif bagi para pelajar untuk mengisi masa libur sekolah dengan aktivitas yang edukatif, kreatif, dan membangun karakter.

“Lomba ini diikuti 20 peserta dari kalangan pelajar SMP di Kota Parepare. Selain itu, dewan juri berasal dari kalangan penulis, sastrawan, dan seniman terbaik di Kota Parepare,” pungkasnya. (*)

https://klupas.com/wp-content/uploads/2024/11/IMG-20241109-WA0315.jpg

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *