SIDRAP, KLUPAS.COM – Wakil Wali Kota Parepare, Hermanto Pasennangi, mewakili Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, menghadiri upacara pembukaan Pekan Olahraga, Seni, dan Pembelajaran (Porsenijar) PGRI Tingkat Sulawesi Selatan yang berlangsung di Stadion Ganggawa, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Kamis (2/7/2026).
Kegiatan yang berlangsung selama 2 hingga 6 Juli 2026 tersebut diikuti sekitar 76 ribu guru dari seluruh kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan. Kontingen Kota Parepare turut ambil bagian dengan mengirimkan 177 peserta.
Pembukaan Porsenijar dihadiri Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, Wakil Gubernur Sulsel, Ketua Umum PB PGRI Prof. Dr. Unifah Rosyidi, jajaran Forkopimda, kepala daerah se-Sulsel, serta ribuan anggota PGRI.
Pada kesempatan itu, Wakil Wali Kota Parepare Hermanto Pasennangi menerima penghargaan dari Gubernur Sulawesi Selatan sebagai bentuk apresiasi atas komitmen dan dukungan Pemerintah Kota Parepare terhadap kemajuan dunia pendidikan, khususnya dalam peningkatan profesionalisme, kesejahteraan, dan perlindungan guru.
Penghargaan tersebut menjadi bukti perhatian Pemerintah Kota Parepare terhadap sektor pendidikan yang selama ini menjadi salah satu prioritas pembangunan daerah.
Ketua Umum PB PGRI, Prof. Dr. Unifah Rosyidi, mengaku terharu melihat semangat kebersamaan yang ditunjukkan seluruh peserta pada pembukaan Porsenijar PGRI Sulsel 2026.
“Pagi hari ini hati saya sangat bergetar melihat kekompakan gubernur, wakil gubernur, para kepala daerah, Forkopimda, pengurus PGRI, dan para guru anggota PGRI,” ungkap Unifah.
Sementara itu, Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menegaskan komitmennya bersama seluruh bupati dan wali kota untuk terus memperjuangkan kesejahteraan guru meski di tengah kebijakan efisiensi anggaran.
“Kondisi kita ada efisiensi, tetapi saya sebagai Gubernur Sulawesi Selatan bersama bupati dan wali kota tetap memperjuangkan dan mempertahankan kondisi guru-guru kita,” katanya.
Menurut Andi Sudirman, guru memiliki peran yang sangat besar dalam membentuk generasi penerus bangsa. Ia mengaku seluruh pencapaiannya tidak lepas dari jasa para guru yang telah mendidiknya sejak kecil.
“Guru terbaik adalah yang selalu diingat ketika selesai. Guru terbaik adalah yang menempatkan anak-anaknya menjadi orang sukses ke depan. Saya tidak bisa bikin apa-apa kalau bukan karena guru,” ujarnya.
Sebagai bentuk motivasi bagi para peserta, Gubernur Sulsel juga menambah hadiah bagi para pemenang Porsenijar berupa 20 unit sepeda, 10 tablet, tiga motor listrik, serta dua paket ibadah umrah. Selain itu, lima unit sepeda juga dibagikan kepada peserta yang mengikuti upacara pembukaan.
Rangkaian kegiatan juga diwarnai dengan penyerahan piagam penghargaan kepada seluruh bupati dan wali kota se-Sulawesi Selatan oleh Pengurus PGRI sebagai bentuk apresiasi atas dukungan pemerintah daerah terhadap peningkatan kualitas pendidikan dan kesejahteraan guru. (*)














